press enter to search

Jum'at, 13/12/2019 00:10 WIB

Lebaran 2019, Mudik Gratis Hubla Angkut Sebanyak 11.007 Orang dan 4.794 Sepeda Motor

Redaksi | Kamis, 13/06/2019 22:48 WIB
Lebaran 2019, Mudik Gratis Hubla Angkut Sebanyak 11.007 Orang dan 4.794 Sepeda Motor

IMG-20190613-WA0013

JAKARTA (Aksi.id) – Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut (Dirlala) Ditjen Hubla Dr. Capt. Wisnu Handoko mengatakan,  tujuan  awal penyelenggaraan Program Mudik Gratis Sepeda Motor Dengan Kapal Laut oleh Pemerintah melalui Ditjen Perhubungan Laut, adalah untuk menekan angka kecelakaan dan korban meninggal dunia di jalan raya.

“Program Mudik Gratis Sepeda Motor dengan kapal laut yang telah kita selenggarakan dari tahun ke tahun terbilang berjalan dengan cukup lancar dan mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat,” kata Capt Wisnu usai Hala Bihalal di lngkutan Ditlala dan pers di Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Dikatakan,  dari 3 voyage arus mudik yang dilakukan dari Jakarta menuju Semarang dengan  KM. Dobonsolo milik PT Pelni  tercatat telah mengangkut sejumlah 5.523 orang penumpang dan 2.468 unit sepeda motor. Sedangkan untuk 3 voyage arus balik dari Semarang menuju Jakarta, jumlah yang tercatat sebesar 5.384 orang penumpang dan 2.326 unit sepeda motor.

“Dengan demikian total pemudik yang telah ikut serta dalam Program Mudik Gratis Sepeda Motor Dengan Kapal Laut Tahun 2019 adalah sebanyak 11.007 orang dan 4.794 unit sepeda motor,” jelas Capt. Wisnu.

Seperti diketahui, voyage terkahir (ketiga) yang tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis pagi, mengangkut sebanyak 1.775 orang penumpang dan 762 unit sepeda motor.

KM. Dobonsolo sebagai Kapal pada Program Mudik Gratis Dengan Sepeda Motor Ditjen Perhubungan Laut yang dioperatori oleh PT. Pelni. Kapal ini sudah tiga tahun berturut-turut dicarter Peerintah/ Ditjen Hubla untul melayani Mudik Gratis penumpang dans epeda motornya terutama di taryek Jakarta-Semarang PP.

Tingkatkan Layanan Mudik Gratis

Melihat antusiasme masyarakat ikut mudik gratis dengan kapal laut  yang cukup tinggi, Capt. Wisnu mengungkapkan, pihaknya akan terus berusaha untuk mempersiapkan dan menyempurnakan penyelenggaraan mudik gratis dengan kapal laut secara lebih baik dan berkeselamatan pada tahun-tahun mendatang.

“Kami akan mengusahakan agar cakupan Wilayah Mudik Gratis ini bisa diperluas, bukan hanya di Jawa dan Sumatera, tapi juga di Kawasan Timur Indonesia (KTI).”

Data Ditlala emnyebutkan, pada masa Lebaran 2019, beberapa titik di KTI seperti Sorong, Papua Barat, Ambon, Ternate, Makassar dan Balikpapan terjadi penumpuka penumpang karena terbatasnya daya angkut kapal laut. “Ke depan, daerah tersebut perlu difikirkan untuk disiapkan kapal mudik gratis, atau penmbahan kapasitas angkut sehingga tidak sampai terjadi penumpukan penumpang di pelabuhan,” terang Capt. Wisnu.

“Selain itu, kami/ Ditjen Hubla akan mengupayakan agar pendaftaran mudik gratis ini dapat dilakukan secara online berbasis NIK (Nomor Induk Kependudukan),” pungkas Capt. Wisnu.(helmi/adinda)