press enter to search

Minggu, 22/09/2019 00:11 WIB

Akibat Makan Sampah Plastik, 9 Rusa Mati di Taman Nasional Jepang

Dahlia | Kamis, 11/07/2019 21:01 WIB
Akibat Makan Sampah Plastik, 9 Rusa Mati di Taman Nasional Jepang Foto: istimewa(okezone)

Bekasi (aksi.id) - Kurangnya kesadaran masyarakat akan dampak buruk sampah plastik sangat berbahaya bagi lingkungan. Salah satunya yang lagi hangat diperbincangkan dalam 4 bulan terakhir, terdapat 9 ekor rusa mati akibat terlalu banyak menelan kantong plastik di Taman Nasional.

Kejadian itu ada di Taman Nasional Nara, Jepang. Yayasan Pelestarian Rusa Nara mengaku menemukan sekumpulan smapah plastik dan bungkus makanan di dalam perut sembilan dari 14 rusa yang mati antara Maret dan Juni lalu.

 

Di dalam perut salah satu rusa bahkan ditemukan sampah seberat empat kilogram. Nara, yang merupakan taman nasional cukup populer bagi turis domestik maupun mancanegara, merupakan habitat bagi 1.200 rusa yang dilepasliarkan.

 

 sampah plastik di perut rusa

Rusa jenis Sika digolongkan sebagai harta nasional Jepang sehingga dilindungi oleh hukum. Sebagian besar spesies tersebut berkumpul di Taman Nara, yang juga tempat bagi beberapa kuil.

Pengunjung taman diizinkan memberi makan rusa-rusa tersebut berupa biskuit yang dibuat secara khusus tanpa mengandung gula dan tanpa kemasan plastik. Akan tetapi, diperkirakan ada beberapa pengunjung yang memberi makan rusa-rusa itu dengan penganan lain.

Rie Maruko dari Yayasan Pelestarian Rusa Nara mengatakan kepada kantor berita Kyodo bahwa wisatawan kerap membuang bungkus makanan dan kantong plastik di taman nasional tersebut. Rusa-rusa kemungkinan mengira sampah plastik itu sebagai makanan dan menyantapnya.

Yayasan Pelestarian Rusa Nara membagikan foto-foto di Twitter yang menampilkan kumpulan kantong plastik di dalam salah satu bangkai rusa. Diperkirakan rusa itu mati akibat kurang gizi lantaran lambung mereka penuh dengan plastik.

 Tumpukan sampah plastik

 

Pada Rabu (10/07), sejumlah relawan ikut ambil bagian dalam upaya bersih-bersih massal. Mereka berhasil mengumpulkan 31 kilogram sampah plastik.

Pemerintah prefektur Nara berencana menyelidiki kematian rusa-rusa dan mendirikan rambu-rambu di taman nasional guna memperingatkan turis mengenai bahaya memberi makan hewan berupa penganan yang tidak disetujui.(lia/sumber:okezone)