press enter to search

Senin, 19/08/2019 09:30 WIB

Capt. Wisnu: Operator Telah Siap Sediakan Kapal Roro Dumai-Malaka

Redaksi | Sabtu, 13/07/2019 21:54 WIB
Capt. Wisnu: Operator Telah Siap Sediakan Kapal Roro Dumai-Malaka

DUMAI (Aksi.id) – Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Capt. Wisnu Handoko menyampaikan, operator yakni PT ASDP Indonesia Ferry (persero) sudah menyatakan kesiapannya untuk menyediakan Kapal Ro-Ro yang akan melayani rute Dumai – Malaka.

“Kesiapannya melalui proses sesuai ketentuan yang berlaku dan bekerjasama operasional dalam pengelolaan pelabuhan dengan pihak pemda secara profesional dengan mekanisme business to business sesuai peraturan per-Undang-Undangan yang berlaku,” jelas Capt. Wisnu di Dumai, Sabtu (13/7/2019).

Pemerintah akan mengawali dengan mengangkut kendaraan pribadi tujuan wisata dan kendaraan bertonase kecil dan memastikan Program Ro-Ro Dumai – Malaka ini sudah bisa dimulai awal tahun 2020.

Untuk itu, kata dia, tidak harus dengan kapal dan dermaga yang besar agar bisa dimulai sesuai target sambil melakukan persiapan fasilitas yang lebih besar di sisi laut dan daratnya.

Ini juga sebagai bentuk komit dalam mewujudkan konektivitas antarnegara, khususnya di Asia Tenggara sebagaimana hasil pertemuan 3rd Task Force Melaka-Dumai RoRo Ferry Operation Meeting yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia April 2019.

Terkait Standar Operasi dan Prosedur (SOP) dari Customs, Immigration, Quarantine and Security (CIQS) di kedua negara, telah disepakati, kedua negara harus melaksanakan dan mempraktekan persyaratan CIQS yang telah ada dan dilaksanakan di negara masing-masing.

“Oleh karena itu, kita tidak akan merancang SOP atau peraturan baru, namun hanya akan menyamakan SOP di Pelabuhan masing-masing negara. Semua Departemen CIQS akan bekerja sama dengan Operator Pelabuhan masing-masing dan nantinya akan mendapatkan tinjauan dan umpan balik terkait persyaratan teknis terkait persyaratan teknis dan administrasi CIQS dalam pengimplementasian RoRo Dumai-Malaka di Pelabuhan masing-masing,” urai Capt. Wisnu.

Dia menambahkan, rute Dumai-Malaka ini diharapkan dapat diterapkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Indonesia dan Malaysia pada akhir tahun 2019 ini.

“Rute RoRo Dumai-Malaka ini merupakan salah satu Project yang diusulkan dalam MTWG dan salah satu proyek prioritas dalam The Master Plan on ASEAN Connectivity dan Brunei Action Plan. Berikutnya, Indonesia akan menyampaikan kesiapan Rute Dumai – Malaka ini pada pertemuan IMT-GT, 19 – 20 Juli 2019 di Palembang, Sumatera Selatan,” tutup Capt. Wisnu. (omy/adinda)