press enter to search

Minggu, 08/12/2019 23:30 WIB

Aptrindo Minta Pemerintah Cabut Subsidi BBM Solar

Redaksi | Jum'at, 19/07/2019 22:40 WIB
Aptrindo Minta Pemerintah Cabut Subsidi BBM Solar

JAKARTA (Aksi.id) – Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) meminta kepada pemerintah agar mencabut saja kebijakan pemberian subsidi bahan bakar minyak (BBM).

Hal itu menurut Ketua DPP Aptrindo Gemilang Tarigan, ketimbang ada pembatasan penggunaan solar untuk kebutuhan truk angkutan barang.

“Pengusaha truk justru lebih setuju bila harga BBM jenis Solar subsidi dihapuskan saja dan truk logistik menggunakan harga BBM industri, ketimbang menggunakan BBM Solar subsidi namun dibatasi jumlahnya,” ujar Tarigan di Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Dia menyampaikan, subsidi BBM terhadap truk logistik selama ini tidak tepat sasaran lantaran yang menikmati bukan pengusaha angkutan/truk logistik, tetapi justru dinikmati pengguna truk/pemilik barang karena tarif angkutnya murah.

Selama ini, perusahaan truk tidak menikmati subsidi BBM Solar itu, karena tarif angkut barang selalu mengacu pada harga BBM yang digunakan.

“Padahal, bagi anggota Aptrindo yang melayani rute dari dan keluar kota, mustahil adanya pembatasan jumlah BBM dalam jumlah tertentu kerena bisa memengaruhi aktivitas logistik,” ujar dia didampingi Wakil Ketua Aptrindo Kyatmaja Lookman.

Sebelumnya, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) minta PT Pertamina untuk memberikan batasan pendistribusian kepada pengguna BBM Subsidi maksimum 200 liter pertransaksi perhari.

Data BPH Migas mencatat, kuota JBT jenis Solar secara nasional tahun ini sebesar 14,5 juta kilo liter, adapun realisasi hongga bulan Mei 2019 tercatat 6,4 juta kilo liter atau sebesar 45,73 dari kuota penetapan. Berdasarkan realisasi tersebut, apabila tidak dilakukan pengendalian pendistribusian JBT jenis minyak Solar, maka berpotensi over kuota tahun 2019. (omy/adinda)