press enter to search

Sabtu, 21/09/2019 03:20 WIB

Kebakaran Lahan di Kalimantan, Bandara Sampit Dipantau Ketat

Redaksi | Rabu, 07/08/2019 15:47 WIB
Kebakaran Lahan di Kalimantan, Bandara Sampit Dipantau Ketat

Jakarta (Aksi.id) — Kementerian Perhubungan terus memastikan kondisi Bandara Haji Asan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah dengan pantauan ketat. Hal ini dilakukan menyusul kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Sampit dan sekitarnya.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti menyatakan sampai kini aktivitas penerbangan di Bandara Haji Asan Sampit masih berjalan normal. Pihak kementerian terus berkoordinasi melalui Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) dan stakeholder penerbangan lainnya.

“Kami akan terus memantau perkembangan kebakaran hutan di Sampit, dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait sehingga semua tim terkait dapat disiapsiagakan dan segera menginformasikan langkah yang tepat untuk mengantisipasi hal-hal yang menggangu penerbangan,” katanya dalam siaran pers, Rabu 7 Agustus 2019.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara H Asan Sampit Havandi Gusli mengakui sempat terjadi keterlambatan penerbangan karena jarak pandang hanya 100 meter yang disebabkan asap. Namun, dia menegaskan kondisi penerbangan masih berjalan normal.

“Memang ada keterlambatan penerbangan, tapi setelah pukul 8 pagi, penerbangan kembali normal dengan jarak pandang hingga di atas 2.000 meter. Untuk saat ini, belum ada maskapai yang membatalkan penerbangannya,” kata Havandi.

Dia menjelaskan kebakaran lahan yang mengakibatkan kabut asap kerap terjadi setiap tahun di wilayah Sampit Kalteng. Untuk mengantisipasi dampak akibat asap telah dilakukan koordinasi yang intensif antara UPBU Bandar Udara H Asan Sampit, AirNav Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pihak terkait.

Havandi menambahkan satuan tugas (satgas) BPBD telah mengoperasikan dua unit helikopter untuk kegiatan penanganan asap di wilayah Sampit. Adapun jenis helikopter yang dioperasikan dengan Type MI-8-MTV-1, Reg UP-MI813 dan UP-MI862.

Bandara H Asan Sampit yang memiliki panjang landas pacu 2060 meter x 30 meter dilayani dua maskapai yaitu NamAir rute Sampit-Jakarta PP, Sampit – Surabaya PP, untuk Wings Air melayani rute Sampit, Palangkaya, Pangkalanbun dan Surabaya dengan jadwal penerbangan setiap hari. (ny/Sumber:Tempo.com/adinda)