press enter to search

Kamis, 17/10/2019 17:03 WIB

Hingga Akhir 2019, Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung Berbiaya Rp40 Triliun

Redaksi | Rabu, 07/08/2019 23:44 WIB
Hingga Akhir 2019, Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung Berbiaya Rp40 Triliun

JAKARTA (Aksi.id) – Manajemen PT Wijaya Karya (WIKA) memperkirakan total biaya yang dikeluarkan untuk proyek kereta cepat Jakarta-Bandung hingga akhir 2019 sebesar Rp40 triliun, dari total keseluruhan proyek Rp80 triliun.

Pengerjaan kereta cepat Jakarta-Bandung kini telah mencapai 27,2 persen. Hingga saat ini dana yang telah digelontorkan mencapai Rp21,6 triliun. Sedangkan untuk progres konstruksi sampai akhir tahun diperkirakan mencapai 49-50 persen.

“Sampai akhir tahun dengan target konstruksi 49-50 persen, berarti nilai investasi akan menuju ke angka Rp40 triliun,” ujar Direktur Utama Wika, Tumiyana di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu 7 Agustus 2019.

WIKA banyak mendapat tawaran-tawaran pengerjaan dari negara-negara di Afrika. Tapi, kita juga harus memilih.

Nantinya, lintasan kereta cepat Jakarta-Bandung sepanjang 142 kilometer. Sementara untuk pengoperasian lintasan perharinya sebanyak 198 kereta perhari, dengan kecepatan mencapai 300 kilometer per jam.

Sekretaris WIKA Mahendra Vijaya mengaku ada kontak dari sejumlah negara di Afrika terkait pengerjaan infrastruktur. Dia mengatakan WIKA terbuka, dengan dasar mengkaji lebih dalam terkait tawaran yang masuk.

“Saat ini WIKA banyak mendapat tawaran-tawaran pengerjaan dari negara-negara di Afrika. Tapi, kita juga harus memilih. Khususnya untuk di luar negeri, faktor kehati-hatian juga harus dikedepankan. Tidak semua tawaran itu kita terima mentah-mentah,” kata dia.

Bersinerginya WIKA dengan pihak luar negeri, kata Vijaya, kemungkinan berada di sektor infrastruktur, seperti pelabuhan, apartemen, gedung bank central. Namun, dia tak ingin meyebutkan negara mana yang tertarik dengan pengerjaan proyek WIKA.

“Kita lihat nanti yang mau dinikahi (dipilih negara) mana. Saya gak mungkin sebut negaranya, nanti ternyata gak itu, kan masalah nanti,” tuturnya.

(della/sumber: tagar.id/adinda)