press enter to search

Selasa, 22/10/2019 01:52 WIB

Pelabuhan Tanjung Ular di Bangka Barat Dikembangkan

Redaksi | Rabu, 14/08/2019 15:31 WIB
Pelabuhan Tanjung Ular di Bangka Barat Dikembangkan Pelabuhan Tanjung Batu, di Pulau Belitung, Babel (foto.dok)

PANGKAL PINANG (aksi.id) – Selain mengembangkan Pelabuhan Tanjung Batu di Pulau Belitung, Pemprov Bangka Belitung (Babel) mengembangkan Pelabuhan Tanjung Ular di Bangka Barat.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bangka Belitung, K.A.Tajuddin mengatakan saat ini pihaknya sedang gencar dalam pembangunan Pelabuhan-pelabuhan.

“Kalau banyak memiliki pelabuhan, tentu bukan suatu hal yang aneh, karena kita kan daerah kepulauan. Pasti butuh banyaknya pelabuhan, baik untuk konektivitas antar pulau maupun antar provinsi,” ungkap Tajuddin, Selasa (13/8/2019).

Dia menuturkan pembangunan Pelabuhan Tanjung Ular ini menjadi salah satu program pembangunan pelabuhan yang sudah direncanakan Pemprov Babel dan Pemda Bangka Barat sebelumnya. Dalam rangka meningkatkan konektivitas antar provinsi, dan juga diharapkan akan menjadi cikal bakal pelabuhan utama.

“Jika di Belitung ada Tanjung Batu, maka di Pulau Bangka ada Tanjung Ular. Saya rasa sama kelasnya,” ujarnya.

Dia mengemukakan Pelabuhan Pangkalbalam sendiri nantinya akan dioptimalkan menjadi Pelabuhan Samudra atau Pelabuhan Internasional.

Tajuddin menjelaskan, beberapa waktu lalu, deputi infrastruktur dari Kementerian Kemaritiman telah datang ke Bangka guna pembahasan Pelabuhan Tanjung Ular lebih lanjut, bahkan sudah mengadakan rapat berapa kali bersama Gubernur Babel.

“Mudah-mudahan di tahun depan, alokasi anggaran untuk Pelabuhan Tanjung Ular itu bisa terakomodir di dalam ABPN. Tahun 2019 ini sebenarnya sudah ada kucuran alokasi ABPN untuk Tanjung Ular ini sebesar Rp 2 M. Kemudian pada tahun 2020, diperkirakan akan cair sekitar Rp 96 M. Untuk tahap satu adalah pembangunan fisik,” ungkapnya.

Dia mengutarakan tahun depan mulai pengerjaannya, yang penting saat ini telah disiapkan berkasnya untuk masuk dalam APBN.

“Andai kata nantinya Pelabuhan Tanjung Ular ini sudah terwujud, maka ini sangat luar biasa. Maju sekali nantinya daerah sekitaran pelabuhan ini. Nantinya pelabuhan Tanjung Ular ini akan melayani angkutan barang yang multi purpose, juga untuk pengangkutan curah cair, seperti Pipanisasi. Serta juga bisa menjadi pelabuhan pengekspor beberapa komoditas Babel, baik itu CPO dan komoditi yang lain yang mau diekspor. Karena Pelabuhan Tanjung Ular kedepannya akan dilengkapi dengan kawasan industrinya,” tukas Tajuddin.

(fahri/sumber: kumparan.com).