press enter to search

Selasa, 22/10/2019 00:24 WIB

Syahbandar Makassar Geber Edukasi Keselamatan Pelayaran

Redaksi | Rabu, 14/08/2019 15:57 WIB
Syahbandar Makassar Geber Edukasi Keselamatan Pelayaran Ilustrasi

IMG-20190814-WA0013

MAKASSAR (aksi.id) – Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar geber edukasi keselamatan dan keamanan pelayaran pada masyarakat luas.

Dibuatlah program Syahdu (Syahbandar Mengedukasi) dan digelar di dua tempat berbeda yaitu di Dermaga Kayu Bangkoa, Makassar dan Dermaga V Pelabuhan Rakyat Paotere, Makassar.

Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama (KSU) Makassar, Victor Vikki Subroto menjelaskan, Syahdu merupakan gagasan untuk masyarakat maritim di Makassar yang terlibat aktif dalam edukasi keselamatan dan keamanan pelayaran.

“Kami memberikan perhatian lebih terhadap upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dan keamanan pelayaran dengan terus melakukan edukasi secara berkesinambungan dan tanpa henti,” tegas Victor di Makassar, Rabu (14/8/2019).

Syahbandar Makassar menerjunkan satu unit Kapal Patroli KPLP KN-5204 untuk mendukung kegiatan Syahdu bagi kapal-kapal yang melintas antarpulau di wilayah Kota Makassar.

“Kami mengedukasi masyarakat bahwa ketersediaan alat keselamatan di atas kapal adalah hal yang mutlak, bagaimana membiasakan masyarakat untuk konsisten menggunakan life jaket dan pengaturan muatan di atas kapal serta pemberlakuan kewajiban pemasangan Automatic Identification System (AIS) di atas kapal. Ini beberapa poin penting yang kami edukasikan kepada masyarakat,” urainya.

Program inovasi layanan Syahdu melibatkan stakeholder terkait untuk pengawasan keselamatan pelayaran dengan metode edukasi atau pembelajaran di lapangan terkait aturan-aturan keselamatan pelayaran khususnya bagi pelaut tradisional antar pulau di Kota Makassar.

“Semoga dengan program ini akan meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran serta menyadarkan semua pihak baik regulator, operator dan masyarakat bahwa keselamatan pelayaran dapat terwujud jika ada sinergi kita semua,” pungkas Victor. (omy/ny)