press enter to search

Jum'at, 23/08/2019 02:48 WIB

Pelebaran Trotoar di Jalan Satrio Diperpanjang Hingga Casablanca Jakarta Selatan

Redaksi | Rabu, 14/08/2019 20:57 WIB
Pelebaran Trotoar di Jalan Satrio Diperpanjang Hingga Casablanca Jakarta Selatan     Pekerja sedang mengerjakan pelebaran trotoar di Jakarta. (ist)

JAKARTA (Aksi.id) - Pemprov DKI Jakarta memperlebar sejumlah trotoar di Ibu Kota. Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan, setelah kawasan Jalan Profesor Dr. Satrio, pelebaran trotoar akan diteruskan hingga ke kawasan Casablanca, Jakarta Selatan. Pembangunan akan dilanjutkan pada 2020.

"Kemungkinan tahun ini hanya sampai di Jalan Satrio. Casablanca kemungkinan di tahun 2020, tahun depan," kata Hari, Rabu (14/8).

Adapun dua trotoar yang kini sedang dikerjakan di kawasan Jakarta Selatan ialah di kawasan Kemang dan Jalan Profesor Dr. Satrio. Hari memprediksi dua trotoar ini rampung pada akhir 2019. "Kemungkinan tahun ini sampai Desember," ujarnya.

Hari mengungkapkan untuk revitalisasi trotoar di kawasan Jakarta Selatan menghabiskan dana sekitar Rp100 miliar dengan panjang sekitar 2,5 kilometer hingga 3 kilometer.

Dengan panjang revitalisasi ini, Hari mengakui bakal ada imbas kemacetan di sekitar jalan. Menurut Hari, kemacetan di tengah proyek dianggap wajar demi pembangunan Jakarta.

"Ya namanya setiap proyek pasti macet, namanya juga lagi ada proyek. Begitu selesai kan enggak, selesai. Cikini kemarin ribut-ribut macet, sekarang enggak kan," tegas dia.

Untuk tahap pertama, pembangunan ada di daerah Kemang Raya, Kemang I, Cikini, Salemba, Jatinegara Otista. Rencananya pengerjaan ini akan selesai pada Desember.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pembangunan trotoar di Cikini, Kemang dan Casablanca sudah berdasarkan kebutuhan masyarakat Jakarta. Lebar trotoar sekitar 4,5 meter hingga 6 meter memang didesain untuk pejalan kaki dan pengguna sepeda.

"Ukuran ke depan malah urutan bangunnya begini satu untuk pejalan kaki, dua untuk sepeda dan kendaraan bebas emisi, tiga kendaraan umum dan empat kendaraan pribadi," kata Anies, Senin (22/7).

Meski trotoar lebar, Anies tak khawatir bakal diserang pedagang kaki lima (PKL). Anies mengatakan bakal membuat peraturan dan menempatkan petugas di atas trotoar tersebut. (ds/sumber CNN)