press enter to search

Jum'at, 23/08/2019 02:49 WIB

Saat DKI Jakarta Gelar Upacara HUT ke-74 RI di Pulau Reklamasi

Redaksi | Kamis, 15/08/2019 07:40 WIB
Saat DKI Jakarta Gelar Upacara HUT ke-74 RI di Pulau Reklamasi Foto.dok

JAKARTA (Aksi.id)  - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswrdan memutuskan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 RI digelar di kawasan Pantai Maju atau Pulau D hasil reklamasi di Teluk Jakarta.

Anies telah menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 71 Tahun 2019 tentang Upacara Pengibaran Bendera dalam Rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan RI Tahun 2019.

Dalam ingub itu, Anies menginstruksikan jajaran pejabat dan pegawai Pemprov DKI Jakarta untuk mengikuti upacara HUT ke-74 RI di kawasan Pantai Maju.

"Mengikuti upacara pada, hari Sabtu, tanggal 17 Agustus 2019, pukul 07.30 s.d. selesai, tempat Kawasan Pantai Maju, Kota Administrasi Jakarta Utara," demikian bunyi ingub yang ditandatangani pada Senin (12/8/2019) itu.

Dalam ingub itu, Anies juga memerintahkan para wali kota dan bupati untuk menggelar upacara 17 Agustus di kantor masing-masing.

Alasan Anies

Anies menggelar upacara 17 Agustus di Pulau D dengan alasan untuk menunjukkan bahwa pulau hasil reklamasi bukan tempat yang ekslusif.

"Ini adalah sebuah pesan tidak ada wilayah eksklusif, tertutup. Ini adalah milik kami, milik Republik Indonesia," ujar Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019).

Menurut Anies, dahulu, daratan hasil reklamasi merupakan kawasan yang tertutup dan dijaga ketat. Dia menyebut daratan hasil reklamasi dikuasai oleh pihak swasta.

Karena itu, Pemprov DKI kini mengubah kawasan itu menjadi kawasan yang terbuka dan bisa diakses seluruh warga.

4.000 pegawai dibawa ke Pulau D

Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDH dan KLN) DKI Jakarta Muhammad Mawardi mengatakan, ada sekitar 4.000 pegawai yang akan mengikuti upacara di Pulau D.

Pemprov DKI pun menyediakan 75 bus untuk mengangkut para pegawai.

"Ada sekitar 4.000 pegawai yang ikut, karena kan semua SKPD akan hadir kecuali yang lima wilayah kota dan satu kabupaten," kata Mawardi, kemarin.

Mawardi menyampaikan, sejumlah titik keberangkatan bus yakni dari Balai Kota DKI Jakarta, Dinas Teknis di Jatibaru, Dinas Teknis di Jalan Abdul Muis, Dinas Kesehatan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Dinas Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan.

Kemudian, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Pemprov DKI juga mengundang Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menghadiri upacara kemerdekaan RI di sana.

Persiapan di Pulau D

Berdasarkan pantauan Kompas.com pada Rabu kemarin, sejumlah plang penunjuk arah bertuliskan "Upacara Jalasena" tampak terpasang di sekitar lokasi upacara.

Plang tersebut sudah terlihat di Jalan Pantai Indah Kapuk sebelum Jembatan Penghubung ke Pulau D.

Setiba di lokasi jalan sehat dan sepeda santai (jalasena) yang ada di bibir pantai, terlihat sebuah kanopi berdesain artistik yang diperkirakan sebagai tempat pembina upacara.

Sebuah tenda juga sudah didirikan di sebelah kanopi tersebut. Beberapa rangkaian tenda yang belum dirakit juga tampak tersusun di pinggir jalan.

Di tengah lapangan rumput, sudah berdiri tiang bendera dengan tinggi 17 meter. Di sekitar tiang tersebut juga terpasang instalasi papan yang dilapisi karpet merah.

Anggota Paskibraka Provinsi DKI Jakarta juga sudah memulai latihan pengibaran bendera di lokasi. Mereka berlatih sejak Senin lalu.

"Kalau di reklamasi kami mulai tanggal 12 Agustus dikarenakan persiapan untuk di sini, kan juga ada yang harus dipersiapkan," kata Komandan Latihan Paskibraka 2019 Tingkat Provinsi DKI Jakarta Patrick Filipo Mavericks.

(ny/Sumber: Kompas.com)