press enter to search

Sabtu, 21/09/2019 13:09 WIB

Puskesmas Tolak Beri Ambulans Bocah Korban Tenggelam, Supriyadi Terpaksa Gedong Jenazah Husein

Redaksi | Minggu, 25/08/2019 14:13 WIB
Puskesmas Tolak Beri Ambulans Bocah Korban Tenggelam, Supriyadi Terpaksa Gedong Jenazah Husein Supriyadi, paman Husein, perlihatkan foto korban meninggal karena tenggelam di Sungai Cisadane, Tangerang.(ist)

TANGERANG (Aksi.id) - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong Sang Paman, Supriyadi, keluar dari Puskesmas Cikokol setelah pihak puskesmasn menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Bagaimana ceritanya?

Husein merupakan satu dari dua korban tenggelam di Sungai Cisadane, Tangerang pada Jumat (23/8) petang, saat sedang mandi. Jenazah Husein lalu dibawa ke puskesmas.

Supriyadi lalu meminta ambulans di puskesmas untuk mengantarkan jenazah ke rumahduka. Namun, petugas puskesmas menolak karena mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit.

"Pada saat mau bawa pulang, namanya petugas di situ kita enggak bisa maksa kan. Namanya alat transportasi di situ kan sudah ada bagiannya masing-masing. Pada saat itu, adanya ambulans buat bawa orang sakit sama rujukan bukan jenazah," ungkap Supriyadi ketika ditemui di rumahnya, Kawasan Kelapa Indah, Tangerang, Minggu (25/8).

Di Puskesmas Cikokol, kata dia, hanya terdapat satu ambulans. Oleh karena itu pihak puskesmas tak bisa memberikan bantuan mobil untuk mengantar jenazah Husein.

Pihak puskesmas kemudian menyarankan agar Supriyadi menghubungi rumah sakit dan layanan ambulans lain. Namun upaya Supriyadi menghubungi beberapa layanan gagal.

Akhirnya Supriyadi menggendong jenazah Husein keluar puskesmas dan hendak membawanya menggunakan motor milik saudaranya. Namun, saat akan dibawa, ada warga yang menawarkan jenazah dibawa pakai mobil.

"Sampai sini selesainya itu jam 11 malam dimakamkan. Langsung diurusin warga sini langsung dikuburkan, karena kan kasian harus segera dimakamkan," tuturnya. (ds/sumber kumparan)