press enter to search

Sabtu, 21/09/2019 13:03 WIB

Kasus Jenazah Digendong, Wali Kota Tangerang Kesal ke Puskesmas Cikokol Tekait Ambulans dan Minta Maaf pada Keluarga Korban Husein

Redaksi | Minggu, 25/08/2019 21:18 WIB
Kasus Jenazah Digendong, Wali Kota Tangerang Kesal ke Puskesmas Cikokol Tekait Ambulans dan Minta Maaf pada Keluarga Korban Husein Wali Kkota Tangerang Arief Wismansyah takziah ke rumah Husein, bocah korban tenggelam sambil minta maaf. (ist)

TANGERANG (Aksi.id) - Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah tak bisa menyembunyikan kekesalannya saat tahu Puskesmas Cikokol menolak memberikan ambulans untuk angkut jenazah korban tenggelam di Sungai Cisadane, Husein. 

“Saya kesel banget. Ya sekarang semua fasilitas kan ada. Puskesmas bagus, ambulans bagus, tapi kalau enggak bisa layani masyarakat ya enggak ada nilainya di mata masyarakat,” kata Arief, Minggu (25/8).

Dia mengerti bahwa dalam aturan ambulans memang tidak diperuntukkan untuk mengangkut jenazah. Namun, kata dia, hal itu, seharusnya dikesampingkan demi menolong orang yang kesulitan.

“Ya memang. Baiknya kalau emergency tetap dipakai anterin. Instruksi saya. Begitu. Artinya, ubah SOP itu untuk kepentingan masyarakat. Ya kalau tidak ada yang emergency, gawat darurat, ya gunakanlah untuk yang sakit,” ungkap dia.

Dia menambahkan, Husein merupakan korban tenggelam yang layak diprioritaskan. Terlebih, ambulans di Puskesmas Cikokol itu sedang tidak digunakan pasien.

“Tapi ini kan musibah, anak tenggelam. Dan itu kan jenazahnya sudah digotong dibawa ke puskesmas. Tinggal puskesmas nganter. Ya sekarang bayangkan kalau keluarga kita, lagi panik dan sebagainya, makanya tidak dilayani di puskesmas dia bawa sendiri, gotong sendiri,” kesalnya.

“Memang ada tetangganya yang fasilitasi mobil. Kan harusnya itu bisa dikerjakan oleh kita, karena kan kita pelayan masyarakat. Malu dong, masa masyarakat mau pakai mobilnya, kita mobil ngejogrok aja enggak dipakai!,” tutup Arief geram.

Husein merupakan satu dari dua korban meninggal dunia yang tenggelam di aliran sungai Cisadane, Cikokol, Tangerang, Jumat (23/8) lalu. Jenazah Husein sempat digendong oleh pamannya, Supriyadi, sebelum akhirnya ditolong warga yang lewat. Kini jenazah Husein sudah dikebumikan di TPU Kelapa Indah, tidak jauh dari tempat keluarganya tinggal.

Wali Kota Arief sudah takziah ke rumah korban Husein sambil minta maaf atas kelakuan Puskesmas.  (ds/sumber kumparan)