press enter to search

Senin, 18/11/2019 09:08 WIB

Semarak 1 Muharram Bersama Nasi Mandi Usai Ngaji

| Minggu, 01/09/2019 07:12 WIB
Semarak 1 Muharram Bersama Nasi Mandi Usai Ngaji Usai tausyiah, jamaah melaksanakan shalat syuruq. Kemudian pergi ke rumah seorang jamaah untuk menghadiri undangan makan pagi.

BEKASI (aksi.id) - Tahun baru, 1 Muharram 1441 Hijriyah bertepatan dengan 1 September 2019. Bertepatan pula dengan hari Ahad atau Minggu.

Setiap Ahad, usai shalat subuh, digelar pengajian di Masjid Alfatah, RW 14, Kompleks Pondok Hijau Permai, Kelurahan Pengasinan, Kota Bekasi.

Pada Ahad pagi ini, giliran Drs. Rustandi menyampaikan pencerahan antara laìn tentang kurban, berkurban dan kaitannya dengan peringatan 1 Muharram.

Rustandi  mengemukakan banyak pahlawan kita, termasuk Sutan Adiwijaya dan Pangeran Diponegoro, korbankan dirinya untuk memperjuangkan Islam. Demikian halnya ketaatan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam konteks perintah berkuban.

 

Usai tausyiah, jamaah melaksanakan shalat syuruq. Kemudian pergi ke rumah seorang jamaah untuk menghadiri undangan makan pagi.

"Kami memang setiap Sabtu dan Minggu pagi menggelar pengajian. Biasanya ada jamaah, yang menyediakan konsumsi, yang disantap usai pengajian," ungkap Ketua DKM Alfatah, Ir. H. Supriyadi.

 

 Di rumah seorang jamaah tersebut, jamaah menyantap nasi mandi, kuliner khas Arab, yang disajikan dengan kambing muda goreng dan acar. Plus sambal dan emping.

"Memamg mantap," cetus Ketua Dewan Pembina Yayasan Nurul Ihsan, Ir. H. Nurman Anky, dan dibenarkan Ketua Yayasan Nurul Ihsan, H. Mustafa, Ak.

Mustafa mengutarakan momentum 1 Muharram kali ini memang terbilang spesial dengan adanya nasi khas Arab tersebut. 

(awe).