press enter to search

Selasa, 07/07/2020 13:29 WIB

Hadeh...Bu Guru Ini Dikeroyok 2 Siswi

Dahlia | Jum'at, 06/09/2019 08:11 WIB
Hadeh...Bu Guru Ini Dikeroyok 2 Siswi Foto: istimewa(sindo.news)

Jakarta (aksi.id)  - Setelah video penganiayaan terhadap guru Sekolah Dasar (SD) di dalam kelas menjadi viral, polisi akhirnya menetapkan dua orang perempuan yang menganiaya jadi tersangka.

Kasubbag Humas Polres Gowa, AKP Tambunan mengatakan dua perempuan yang jadi tersangka berinisial NV (20) dan APR (17). Peristiwa itu terjadi di SDI Pa`bangngiang Kecamatan Somba Opu, Kabupate Gowa, Sulawesi Selatan, dengan korban seorang guru ASN bernama Astia (40).

"Jadi video viral itu waktu kejadian Rabu 4 September 2019 sekitar pukul.10.00 Wita. Identitas korban seorang ASN guru yang mengajar di sekolah itu. Kita tetapkan dua orang tersangka," kata Tambunan kepada Okezone Kamis (5/9/2019).

 

Lebih lanjut, Tambunan menjelaskan peristiwa itu bermula saat dua orang siswa berkelahi di sekolahan. Diduga para tersangka tak terima adiknya dipukul di sekolah dan didamaiakan oleh guru.

"Jadi motif sakit hati karena pelaku tidak puas atas penyelesaian perkelahian adik tersangka di sekolah," ungkap Tambunan.

Penganiayaan

Adapun pasal yang sangkakan terhadap kedua tersangka yakni pasal 170 (1) KUHP tentang penganiayaan diancam dengan ancaman hukuman pidana paling lama lima tahun enam bulan.

Barang bukti yang diamankan satu lembar kaos hitam milik pelaku, satu lembar baju kaos warna abu abu milik pelaku dan dua lembar celana jean milik kedua pelaku.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video memperlihatkan dua orang perempuan melakukan penganiyaan dalam kelas. Dalam rekaman video itu terlihat seorang guru perempuan mengenakan hijab dipukuli.

Rekaman video aksi pemukulan itu terjadi di SD Negeri Pa`bangiang, Jalan Andi Tondro, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Hal ini membuat dunia pendidikan kembali tercoreng setelah video berdurasi 20 deik itu beredar luas di media sosial. Diduga guru dikeroyok oleh orangtua siswa dan anak muridnya di dalam ruang kelas.

Akibat kejadian itu, ibu guru menderita luka memar pada wajah akibat luka cakar. Korban bernama Astiah mendapat perlakuan kasar oleh orang tua siswanya. Dia dicakar hingga wajahnya dipenuhi luka gores.

"Orangtua siswa masuk ke kelas, dia tidak terima atas kejadian sebelumnya anaknya bertikai lalu didamaikan. Hendak dijelaskan mereka masuk di ruang kelas lalu langsung menyerang," kata Astiah kepada wartawan, Rabu 4 September 2019.

Atas kejadian itu Kepala Sekolah SD Negeri Pa`Bangngiang, Nurjannah juga mengaku dengan tegas pihaknya mengambil jalur hukum untuk memproses hukum orang tua siswa yang bersangkutan itu.

"Intinya murni penganiayaan dilakukan oleh orangtua siswa yang bersangkutan itu kepada guru Astiah. Padahal di sekolah adalah kewenangan kami. Kami dengan tegas akan melakukan jalur hukum," tegas Nurjannah.(lia/sumber:okezone)