press enter to search

Sabtu, 23/11/2019 05:53 WIB

Cekcok di KRL Gegara Ibu Ini Nggak Terima Disebut Nenek

Dahlia | Selasa, 10/09/2019 12:58 WIB
Cekcok di KRL Gegara Ibu Ini Nggak Terima Disebut Nenek Foto: istimewa

BEKASI (aksi.id) – Mulai sekarang, berhati-hatilah ketika mencoba bertegur sapa dengan seseorang yang tidak dikenal. Bila tidak beruntung, nasib Anda akan seperti yang dialami oleh seorang wanita muda di sebuah kereta ini.

Sebuah video viral di media sosial beberapa hari belakangan ini. Dalam video tersebut terlihat dua orang wanita sedang ribut di KRL. Bahkan salah satu wanita yang lebih tua mencoba menendang wanita muda yang duduk di sampingnya.

Dalam keterangan yang mengiringi unggahan video di berbagai platform media sosial tersebut, wanita yang mencoba menendang gadis di sampingnya itu tersinggung karena si gadis memanggil dirinya ‘nenek’.

Dalam video tersebut, terekam seorang wanita paruh baya tengah marah kepada seorang wanita dewasa yang tengah duduk di sampingnya dalam gerbong KRL. Wanita paruh baya itu terlihat hendak menginjak kaki seorang wanita dewasa. Namun wanita dewasa itu meminta wanita paruh baya di sampingnya tidak mengajak ribut.

“Bu jangan ngajak ribut dong,” kata wanita dewasa tersebut.

Wanita paruh baya tersebut pun tampak murka. “Kau duluan!!!” kata wanita paruh baya itu sambil menunjuk wanita dewasa di sampingnya.

Perdebatan pun terjadi di antara 2 wanita penumpang KRL itu. Dalam perdebatan, wanita dewasa yang berkacamata dan mengenakan kostum putih berusaha mengklarifikasi bahwa dirinya hanya salah memanggil.

“Saya cuma salah manggil doang,” ujar wanita dewasa itu.

Namun wanita paruh baya tersebut tetap tidak terima dengan panggilan yang diberikan kepadanya.

“Sopan bahasamu, kenapa kau panggil aku ‘nenek’,” timpalnya.

Sesaat kemudian petugas memakai rompi oranye pun hadir menengahi kedua wanita tersebut.

Si wanita muda itu menjelaskan kronologi pertengkaran tersebut kepada petugas.

“Saya cuma nanya neneknya mau duduk deket cucunya gak?” kata si wanita muda kepada petugas.

“Dia panggil nenek, nenek saya tersinggung dong,” kata si wanita tua itu menjelaskan kepada petugas.

Salah satu pengunggah video tersebut yaitu anggota polisi yang terkenal aktif bermedia sosial, Krishna Mukti. Dalam unggahan di Instagramnya, polisi yang pernah naik daun saat kasus pengeboman di Jakarta itu menuliskan caption sebagai berikut.

“Ini mungkin gunanya kita pakai anti aging. Supaya gak tersinggung kalau ada yg manggil ‘nenek’, tulis Krishna Mukti dalam postingannya.

Tak ayal, banyak followersnya yang merespons secara kocak unggahan Krishna Murti tentang keributan antara dua kaum Hawa tersebut.

“Baru dipanggil nenek aja udah kek gitu, gimana kalau dipanggil yang mahakuasa. Masih gitu juga kah?,” tulis Muhammadnurfauzi29.

“Hahahaaaa itu mak gak mau dipanggil nenek, pade hal sih embak nya udh baik nnyain mau duduk dekat cucuknya gak,” beber Djay_Joya yang mengaku sebagai perekam video viral tersebut.

Para pengguna KRL mengaku pernah mengalami kejadian serupa di KRL. “liat deh haha ku pernah seperti ini niat nolongin malah kena semprot,” tulis @mozaik_risa di kolom komentar.

“Semoga yang nawarin gak kapok berbuat baik ke orang lain,” tulis @hzlntchoxo

“Indonesia sudah darurat mental sehat. Dimana mana yg ada perkelahian,” tulis @si_iwan_

“The power of nenek2 , yaa maklumin ajaa ,,, sabar yaaa neng ,, namanya orang tuaaa gampang tersinggung,” tulis @uchie_khan

Duh, ada-ada saja sih.

Atas kejadian itu, VP Corporate Communication PT KCI Anne Purba meminta warga pengguna KRL menjaga kenyamanan dan saling menghormati.

“Imbauannya, ayo saling peduli jangan mengganggu kenyamanan penumpang yang lain dan saling menghormati,” ujar Anne saat dimintai konfirmasi, Minggu (8/9).

Namun Anne belum mengungkapkan saat ditanya detail kejadian dan di KRL tujuan mana pertengkaran tersebut terjadi. Anne pun mengingatkan petugas keamanan KRL akan menurunkan penumpang jika mengganggu kenyamanan penumpang lainnya.

“Sesuai SOP, kalau sampai mengganggu kenyamanan dan keamanan, pasti petugas bisa saja menurunkan penumpang dan mendamaikannya,” katanya.

(via/sumber: akurat.co).