press enter to search

Minggu, 20/10/2019 09:52 WIB

Nama BJ Habibie Diabadikan Jadi Jembatan di Timor Leste

Redaksi | Jum'at, 13/09/2019 07:40 WIB
Nama BJ Habibie Diabadikan Jadi Jembatan di Timor Leste jembatan habibie di Timor Leste. ┬ęPUPR

Jakarta (aksi.id)  - Presiden ke-3 Republik Indonesia, BJ Habibie meninggal dunia pada hari ini, Rabu (11/9/2019) di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. Hingga akhir hayatnya, BJ Habibie tak tahu namanya diabadikan menjadi jembatan di Timor Leste.

"Sampai berita di media, Pak Habibie belum pernah melihat, belum pernah tau karena beliau dalam keadaan berbaring," kata Asisten Pribadi BJ Habibie, Rudijanto di rumah duka, Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).

Rudi mengatakan, sebenarnya dirinya sudah mendengar tentang jembatan tersebut dari Dubes Timor Leste, namun belum sempat melapor ke BJ Habibie.

Mangkatnya sang profesor yang bisa membuat pesawat terbang ini hanya berselang satu bulan setelah sebuah jembatan atas namanya di Timor Leste diresmikan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono ditugaskan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Utusan Khusus Presiden RI untuk menghadiri Peringatan ke-20 Hari Pelaksanaan Jajak Pendapat di Dili, 29 Agustus 2019.

Tentang Jembatan Habibie

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Basuki juga menghadiri peresmian "Jembatan B.J. Habibie" di Desa Bidau Sant`ana, Dili.

Jembatan yang memiliki panjang 540 meter, lebar 8 meter dan 2 jalur ini, dibangun oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) asal Timor Leste dengan anggaran USD 3,9 juta.

Dalam pernyataan resminya, Menteri Basuki menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan BJ Habibie di negara tetangga Indonesia tersebut merupakan bukti bentuk kecintaan bagsa Timor Leste terhadap sosok negarawan ini.

"Saya ditugasi Presiden Joko Widodo untuk mewakili Indonesia memenuhi undangan Presiden Timor Leste menghadiri 20 tahun Jajak Pendapat Timor Leste. Terkait peresmian jembatan di Dili dengan nama `B.J. Habibie`, ini merupakan kehormatan bagi Pemerintah Indonesia dan khususnya Bapak Habibie," kata Menteri Basuki.

Meneruskan pesan dari Jokowi, Menteri PUPR mengatakan agar Indonesia dan Timor Leste dapat terus meningkatkan kerja sama ekonomi pada kawasan perbatasan, seperti di Motaain, Motamasin, dan Wini. (ny/Sumber: Liputan6.com)