press enter to search

Kamis, 17/10/2019 17:19 WIB

Pengerjaan DDT di Tambun, Perjalanan KA Alami Keterlambatan

Dahlia | Jum'at, 13/09/2019 12:35 WIB
Pengerjaan DDT di Tambun, Perjalanan KA Alami Keterlambatan Foto: istimewa

JAKARTA (aksi.id) – PT KAI Daop 1 Jakarta lakukan pembatasan kecepatan perjalanan kereta api di wilayah Tambun sejak Kamis (12/9/2019), seiring proses pekerjaan DDT (double double track/rel dwi ganda) berupa pengoperasian track baru di Stasiun Tambun.

Atas ketidaknyamanan perjalanan itu, KAI Daop 1 menyatakan permohonan maaf kepada pengguna jasa kereta api.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, (13/9/2019), mengatakan, pekerjaan DDT lintas Cikarang-Manggarai bagian dari program pengembangan infrastruktur yang dilakukan Satuan Kerja Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Selain DDT, pengembangan infrastruktur juga dilakukan melalui pembangunan Stasiun Manggarai untuk mengakomodir integrasi antarmoda Kereta Api seperti Kereta Api Jarak Jauh, KRL dan KA Bandara.

“Pembangunan DDT tersebut juga dilakukan agar jumlah perjalanan kereta dapat terus ditingkatkan,” ujar Eva.

Saat ini track di Stasiun Tambun sudah dapat dilalui dengan pembatasan kecepatan 40 km/jam.

“Hari ini (Jumat, 13/9/2019) kelambatan waktu perjalanan kereta pada lintas tersebut diupayakan akan semakin berkurang dan dapat dinormalkan kembali,” katanya.

Untuk itu, para pengguna jasa kereta api diharapkan memahami kondisi tersebut mengingat pekerjaan yang dilakukan merupakan bagian dari proses pengembangan infrastruktur untuk peningkatan layanan Kereta Api ke depan.(ahmad/antaranews.com)