press enter to search

Kamis, 17/10/2019 17:40 WIB

Kebakaran Gunung Merbabu Meluas, BPBD Minta Pemadaman Pakai Bom Air

Redaksi | Jum'at, 13/09/2019 17:03 WIB
Kebakaran Gunung Merbabu Meluas, BPBD Minta Pemadaman Pakai Bom Air

BOYOLALI (Aksi.id) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng meminta penanganan khusus atas kebakaran Gunung Merbabu. Salah satunya dengan upaya waterbombing (bom air) dan menetapkan tanggap darurat bencana.

"Karena kebakarannya sudah sampai Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Magelang, kami minta dua kepala daerah untuk tetapkan status darurat bencana. Nanti akan ada pendampingan dan dukungan BNPB untuk operasi pemadaman menggunakan water bombing," kata Kepala BPBD Jateng, Sudaryanto saat dikonfirmasi, Jumat (13/9).

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan BPDB Boyolali untuk menghadirkan relawan TNI-Polri untuk wilayahnya.

"Kami juga sudah koordinasi dengan pihak perhutani divre Jateng DIY untuk segera merapat membantu pemadaman," katanya.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Danang mengaku kobaran api meluas hingga ke daerah Ampel, Boyolali.

"Titik api terlihat di Ampel, Boyolali," ungkap Danang.

Menurutnya, api membesar pada 12 September 2019, sekitar pukul 22:25 WIB. Api merambat ke arah puncak gunung dan terpantau dari Dusun batur, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan.

"Kobaran semakin meluas hingga dini hari tadi sekitar pukul 00.15 WIB. Kemudian, sekitar pukul 05.45 hari ini yang terjadi di Desa Banyuroto, Magelang," ungkapnya.  (ds/sumber merdeka)