press enter to search

Minggu, 20/10/2019 10:05 WIB

DPR: Program Mobil Esemka Serap Tenaga Kerja di Daerah

Dahlia | Jum'at, 13/09/2019 18:57 WIB
DPR:  Program Mobil Esemka Serap Tenaga Kerja di Daerah Foto: istimewa
JAKARTA (aksi.id) - Peresmian mobil Esemka oleh Presiden Joko Widodo pekan lalu mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Proyek karya anak bangsa ini patut didukung karena menggerakan ekonomi nasional. 

“Mendukung mobil Esemka sama dengan membela produk dalam negeri,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR dari Partai Golkar Dito Ganinduto, Jumat (13/9/2019) 
 
Kehadiran mobil Esemka, kata dia, diharapkan memberikan stimulus yang bisa menggerakkan perekonomian nasional. Juga dapat memacu pertumbuhan industri pemasok otomotif lokal dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja di daerah.

Dito Ganinduto menilai, program mobil Esemka menjadi bagian penting dari program `Making Indonesia 4.0` yang sejak tahun lalu diluncurkan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Apalagi jika bisa bersinergi dengan rencana pemerintah untuk mengembangkan mobil listrik.

Supaya program tersebut berkembang dengan baik, kata dia, dibutuhkan dukungan dari beberapa kementerian lainnya, misalnya Kemenristekdikti, Kementerian BUMN, dan Kementerian ESDM.

Dito juga menyarankan pabrik mobil Esemka menggandeng perguruan tinggi untuk melakukan sejumlah riset di bidang pembuatan mobil, termasuk kemungkinan untuk pengembangan mobil listrik. Hal itu juga meliputi material yang digunakan, sistem manufaktur, serta pendanaan dan pemasarannya.

Dia juga berharap kelak pemerintah bisa mengajak perusahan otomotif luar negeri untuk pengembangan mobil produksi anak bangsa. "Perlu juga mengajak pihak-pihak di luar negeri yang punya teknologi canggih untuk bersinergi mendukung proyek pengembangan mobil dalam negeri," ujar Dito.
Politisi Golkar itu menyatakan bahwa mobil produksi dalam negeri sudah saatnya dikembangkan. Karena memiliki prospek yang sangat baik untuk jangka panjang.

Dito optimistis Indonesia bisa mengembangkan industri otomotif Tanah Air untuk bisa bersaing. Tidak hanya menyasar pasar domestik saja namun juga regional. "Semoga mobil listrik juga bisa segera terwujud di Indonesia, sebagai negara besar yang telah lama bercita-cita memiliki industri otomotif Merah Putih nya sendiri`," tutup Dito.(lia/sumber:sindonews)