press enter to search

Kamis, 17/10/2019 17:56 WIB

Pesawat Rimbun Air Hilang di Papua, Bawa 4 Orang dan Beras 1,7 Ton

Dahlia | Rabu, 18/09/2019 17:52 WIB
Pesawat Rimbun Air Hilang di Papua, Bawa 4 Orang dan Beras 1,7 Ton Foto: istimewa

PAPUA (aksi.id) – Pesawat kargo milik maskapai Rimbun Air yang dilaporkan hilang kontak ketika menempuh rute penerbangan Mimika-Puncak, Papua, Rabu (18/9/2019) berpenumpang 4 orang dan membawa beras 1,7 ton milik Bulog.

“Iya pesawat lost contact, sekarang kami sedang kumpulkan data,” ujar General Manager Airnav Indonesia Cabang Sentani Suwandi, ketika dihubungi, Rabu.

Dilaporkan, pesawat membawa 4 orang. Pesawat terbang membawa beras milik Perum Bulog sebanyak 1,7 ton. Seharusnya, pesawat berjenis twinotter tersebut dijadwalkan mendarat di Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak, pada pukul 11:00 WIT. Namun, hingga Rabu petang keberadaan pesawat tersebut belum diketahui.

Kapolres Puncak Jaya AKBP Ari Purwanto menyebut, hingga kini seluruh pihak terkait tengah mencari data sebanyak-banyaknya untuk mencari keberadaan pesawat tersebut. “Pukul 11:50 WIT pesawat dinyatakan hilang kontak,” kata Ari.

Pesawat perintis untuk pedalaman Papua, Rimbun Air, milik PT Carpediem Aviasi Mandiri dengan tipe Twin Otter DHC6-400 dilaporkan hilang kontak. Pesawat dengan nomor registrasi PK-DC itu terbang dengan rute Kabupaten Mimika-Kabupaten Ilaga.

Pesawat berangkat dari Bandara Mozes Kilangin Timika pukul 10:39 WIT, Rabu (18/9/2019). Pesawat direncanakan mendarat di Ilaga pada pukul 11:29 WIT. Namun sampai saat ini pesawat belum mendarat di Bandara Aminggaru, Kabupaten Ilaga.

Kepala Dinas Perhubungan Mimika Yan Purba mengatakan, telah menerima laporan mengenai peristiwa tersebut. Pesawat yang hilang kontak itu tengah membawa sembako.

“Ya infonya seperti itu, harusnya mendarat pukul 11:29 WIT tapi sampai detik ini belum juga mendarat,” kata Yan Purba. (ds/sumber antara)