press enter to search

Senin, 20/01/2020 08:10 WIB

Sunarto Tewas Akibat Kecelakaan Sudah Dimakamkan, Malam Harinya Pulang Ke Rumah, Bikin Geger Warga Tuban

Redaksi | Rabu, 09/10/2019 11:34 WIB
Sunarto Tewas Akibat Kecelakaan Sudah Dimakamkan,  Malam Harinya Pulang Ke Rumah, Bikin Geger Warga Tuban Dikabarkan meninggal setelah kecelakaan dan dimakamkan Sunarto pulang ke rumah

 Aksi.id - Pernahkah Anda melihat orang yang sudah meninggal hidup lagi?

Mungkin tidak. Namun kejadian nyata itu benar terjadi.

Dilansir dari suryamalang.com, warga Kabupaten Tuban digegerkan dengan adanya seorang warga setempat korban  kecelakaan yang tewas dan telah dikubur tiba-tiba pulang ke rumahg dalam kondisi sehat.

Warga tersebut diketahui bernama Sunarto (40), tinggal di Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, yang bekerja sebagai tukang bangunan.

Kedatangan Sunarto tentu saja menggegerkan keluarga dan warga sekitar.

Pasalnya, warga merasa telah memakamkan pria yang diketahui merupakan korban kecelakaan di Kecamatan Brondong, Lamongan.

Menjadi korban kecelakaan

Awalnya, kabar meninggalnya Sunarto diterima oleh pihak keluarga pada hari Senin (7/10/2019) siang.

Saat itu, polisi menghubungi pihak keluarga Sunarto.

Mereka meminta keluarga untuk mengambil jenazah Sunarto di Puskesmas Kecamatan Brondong, Lamongan.

Setelah dikabarkan meninggal dunia, pihak keluarga dari Sunarto langsung mengambil jenazahnya.

Jenazah korban kecelakaan tunggal itu kemudian dibawa pulang oleh pihak keluarga selanjutnya dimakamkan.

"Jenazah itu datang setelah pukul 12 siang."

"Lalu keluarga langsung memakamkannya di hari yang sama pada pukul tiga sore."

Namun pada malam hari betapa terkejutnya keluarga Sunarto dan warga ketika melihat Sunarto pulang dalam keadaan baik-baik saja.

"Warga kaget melihat Sunarto datang, Senin malam," ujar Abdul Qoyum kepada wartawan ditemui di lokasi, Selasa (8/10/2019).

"Karena warga merasa mereka telah memakamkannya."

Jika Sunarto masih hidup, lantas siapakah pria yang dimakamkan tadi siang?

Usut punya usut, ternyata bukan Sunarto yang dimakamkan kemarin itu.

Abdul Qoyum mengatakan, yang meninggal bukan Sunarto melainkan Wartim (35), warga Dusun Jarum, Desa Pruggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Tuban.

Penyebab kejadian salah pemakaman itu karena wajah dan tubuh korban tidak dikenali.

Memang ketika pihak keluarga Sunarto menerima jenazah, mereka tahu kondisi jenazah tidak bisa dikenali. Tapi polisi mengatakan korban adalah Sunarto.

Karena percaya polisi, keluarga pun memakamkannya.

Sunarto pun bercerita awal mula kejadian salah pemakaman itu.

Menurutnya, saat kejadian motornya dipinjam temannya yaitu Wartim.

Lalu Wartim mengalami kecelakaan di wilayah Brondong, Lamongan.

Wartim tidak membawa identitas pengenal, sehingga polisi memeriksa di jok sepeda dan terdapat identitas pemilik kendaraan.

Nah, identitas tersebut mengarah pada Sunarto.

"Wartim tidak bawa identitas, sementara di motor yang ada identitas saya."

"Lalu akhirnya dikira saya yang mengalami kecelakaan."

"Motor saya dipinjam Wartim tiga bulan karena saya punya hutang," ujarnya kepada wartawan di balai desa setempat, Selasa (8/10/2019). 

(ny/Sumber: Intisari.grid.id/Suryamalang.com)