press enter to search

Jum'at, 22/11/2019 22:03 WIB

Bolehkah Makanan Bayi Diberi Lada?

Dahlia | Kamis, 10/10/2019 21:37 WIB
Bolehkah Makanan Bayi Diberi Lada? Foto: ilustrasi
Di usia 6 bulan, Anda sudah boleh mengenalkan berbagai jenis makanan bayi pada si keci. Meski begitu, pemberian ASI juga tetap dilanjutkan hingga bayi berusia 2 tahun atau lebih ya, Moms.
 
Agar makin nikmat dan tidak terasa hambar, Anda juga boleh memberikan bumbu pada makanan bayi, Moms. Salah satu yang Anda pikirkan mungkin memberikan merica ke hidangan si kecil.
 
 
Tapi sebenarnya, aman enggak ya memberikan merica pada makanan bayi?
 
 
makanan bayi diberi merica Foto: Shutterstock
Menurut dr Jovita Amelia, Sp.GK, dokter gizi klinik dari Ciputra Hospital, Jakarta, sebenarnya di awal masa pemberian MPASI, bayi belum bisa mengenal rasa. Jadi tambahan bumbu atau bahan yang tidak diperlukan lebih baik ditunda dulu, Moms.
 
 
Tidak hanya itu saja, rasa pedas dari merica atau lada bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Maka dari itu, lebih baik Anda tunda dan kenalkan tambahan bumbu layaknya merica, lada dan aneka rempah lainnya ketika si kecil sudah berumur 1 tahun ke atas.
 
Sementara itu, makanan bayi tetap bisa diberi bumbu kok, Moms! Hanya saja cuma boleh diberi sedikit garam. Sementara untuk gula tidak diperlukan, Moms.
 
 
“Garam saja karena natrium dibutuhkan (bayi),” jelas dr Jovita saat dihubungi kumparanMOM pada Selasa (8/10).
 
 
Misalnya tidak memberikan garam pada makanan bayi pun sebenarya tidak apa-apa, Moms. Sebab, tanpa Anda beri tambahan garam pada makanannya, bayi sudah mendapatkan kebutuhan garam dari ASI atau susu formula yang diminum.
 
 
Ilustrasi Garam Foto: Pixabay
Oleh karena itu, dr Jovita menegaskan pemberian garam tidak boleh berlebihan. Untuk bayi berusia 12 bulan, mereka hanya membutuhkan kurang dari 1 gram garam (atau 0,4 gram sodium) setiap hari. Tapi ingat, jumlah tersebut merupakan total kebutuhan harian si kecil, Moms. Artinya, pemberian garam pada makanan bayi harusnya lebih sedikit dari 1 gram per harinya, mengingat si kecil sudah mendapat ASI atau susu formula.
 
 
Konsumsi garam berlebih pada bayi bisa menyebabkan masalah kesehatan, memperberat kerja ginjal, tekanan darah melonjak tinggi hingga menyebabkan kerusakan otak bayi. Jadi, sudah tahu kan, Moms, apa saja yang boleh dan tidak boleh diberikan pada makanan bayi?
(Lia/sumber:kumparan)