press enter to search

Rabu, 13/11/2019 18:47 WIB

Menkes Nila: Wiranto Sudah Dipindahkan dari CICU ke Ruang Rawat Inap RSPAD

Redaksi | Selasa, 15/10/2019 12:18 WIB
Menkes Nila: Wiranto Sudah Dipindahkan dari CICU ke Ruang Rawat Inap RSPAD Menteri Kesehatan Nila F Moeloek. (ist)

JAKARTA (Aksi.id) - Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengatakan, Menkopolhukam Wiranto sudah dipindahkan dari Cardiac Intensive Care Unit (CICU) ke ruang rawat inap setelah menjalani operasi di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

"Iya sudah dalam ruang perawatan," tutur Nila kepada wartawan, Selasa (15/10) seusai menjenguk Wiranto.

Sebelumnya sejumlah penjenguk seperti Wakil Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan kemarin Wiranto masih dirawat di CICU.

Serupa dengan penjenguk lainnya, Nila juga menuturkan kondisi Wiranto sudah berangsur membaik walaupun masih membutuhkan waktu untuk pemulihan.

Ketika menjenguk Nila mengatakan sempat bercerita dengan Wiranto. Keduanya mengenang kunjungan mereka bersama ke Wamena, Papua, pada September lalu.

"Bapak cerita pas di Wamena kami sama-sama, kami aman. Tahu-tahu di Pandeglang kena tusuk," cerita Nila.

Seperti diketahui Wiranto diserang orang tak dikenal usai mengunjungi peresmian gedung baru Mathla`ul Anwar di Pandeglang, Banten pada Kamis (11/10).

Sehari sebelumnya, Wiranto didampingi sejumlah menteri termasuk Nila, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Nila menceritakan saat Wiranto mengalami penusukan di Pandeglang, pada saat yang sama dirinya sedang berada di Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat.

"Kebetulan saya sehari kemudian ke Sumatera Barat ke Padang. Saya juga kaget terus terang kenapa saya tiba-tiba dijemput sama pak Kapolres ya," ujar Nila.

Ketika itu Nila datang ke Universitas Andalas untuk menguji ujian mahasiswa S3 di sana. Nila pun mengaku terkejut didatangi sejumlah anggota kepolisian yang dikatakan mau menjemputnya.

"Kok saya pak, memang saya kenapa?," ujar Nila menirukan percakapannya dengan pihak kepolisian yang menjemputnya.

Akibat tak mengerti betul mengapa dirinya dijemput, Nila lalu Tito. Tito mengatakan penjemputan Nila merupakan Protap yang dimandatkan untuk memperketat pengamanan terhadap para menteri.

"Beliau menjawab ini adalah Protap yang diperketat dalam hal ini. Akhirnya saya juga mesti mengerti. Tapi itulah kalau diikuti dengan ratusan polisi repot juga," tutur Nila.

Namun Nila mengatakan pengamanan terhadap dirinya sudah kembali normal hingga hari ini.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo menyerukan agar pengamanan terhadap pejabat negara ditingkatkan menanggapi penyerangan Wiranto. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung seusai menjenguk Wiranto pada Kamis (10/10).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brighen Dedi Prasetyo juga mengatakan pihaknya akan mengevalusi kembali terkait pengetatan pengamanan terhadap pejabat negara. (ds/sumber CNN)