press enter to search

Jum'at, 03/04/2020 16:56 WIB

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin Diringkus KPK, Duit Rp200 Juta Disita

Redaksi | Rabu, 16/10/2019 10:12 WIB
Wali Kota Medan Dzulmi Eldin Diringkus KPK, Duit Rp200 Juta Disita Wali Kota Medan Dzulmi Eldin. (ist)

JAKARTA (Aksi.id) - Ngebut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan barang bukti sekitar Rp200 juta dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wali Kota Medan Dzulmi Eldin.

"Uang yang diamankan lebih dari Rp200 juta. Diduga praktik setoran dari dinas-dinas-dinas sudah berlangsung beberapa kali, tim sedang mendalami lebih lanjut," ucap Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Dari OTT yang dilakukan Selasa (15/10) malam sampai Rabu dinihari di Medan, total tujuh orang yang diamankan terdiri dari unsur kepala daerah/wali kota, kepala dinas PU, protokoler, ajudan wali kota, dan swasta.

Saat ini, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin sedang dalam perjalanan menuju gedung KPK, Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.

Sesuai KUHAP, KPK mempunyai waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status hukum perkara dan orang-orang yang ditangkap tersebut.

Kegiatan penindakan ini dilakukan secara beruntun atau ngebut oleh lembaga antirasuah KPK. Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan di Indramayu dan Kalimantan Timur.

Dari penindakan itu, KPK sudah resmi mengumumkan detail perkara yang terjadi di Indramayu. KPK pun telah menetapkan Bupati Indramayu, Supendi, sebagai tersangka dugaan suap terkait pengaturan proyek di lingkungan Pemkab Indramayu.

Ia ditetapkan tersangka bersama tiga orang lainnya, yakni Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Omarsyah; Kepala Bidang Jalan di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Wempy Triyono; dan Pimpinan Perusahaan CV Agung Resik Pratama, Carsa ES.

Keempat orang itu juga sudah dilakukan penahanan di rumah tahanan berbeda sejak pagi tadi. Supendi ditahan di rumah tahanan cabang KPK di C1.

Teruntuk Omarsyah dan Wempy ditahan di rumah tahanan Polres Metro Jakarta Pusat. Sedangkan Carsa ditahan di rumah tahanan Polres Metro Jakarta Timur.

Sementara pada Selasa malam, KPK mengamankan delapan orang dalam operasi tangkap tangan di Kalimantan Timur dan Jakarta.

Dalam operasi senyap kemarin, KPK menangkap tujuh orang di Kalimantan Timur dan langsung menjalani proses pemeriksaan awal di Polda Kalimantan Timur. Sementara satu orang lainnya ditangkap di Jakarta dan kini sedang menjalani pemeriksaan di Kantor KPK. (ds/sumber suara.com/CNN/antara)