press enter to search

Senin, 03/08/2020 18:31 WIB

Gunung Merapi Tenang Lagi, Warga Diminta Tetap Waspada

Redaksi | Rabu, 16/10/2019 13:55 WIB
Gunung Merapi Tenang Lagi, Warga Diminta Tetap Waspada Letusan merapi. (ist)

SLEMAN (Aksi.id) - "Setelah meletus disusul dengan mengeluarkan awan panas kemarin, Gunung Merapi sudah tenang lagi," kata Kasi Merapi pada Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso, Rabu (16/10).

"Kemarin telah terjadi letusan diiringi terjadinya awan panas letusan pukul 16:31. Memang cukup besar dibandingkan 22 September lalu."

"Dapat dilihat kolom asapnya tinggi mencapai 3km, sementara sebelumnya 800 meter saja," katanya.

"Kejadian itu kejadian tunggal, setelah itu aktivitas Merapi kembali tenang. Kegempaan yang menandakan aktivitas tekanan sebanyak 6 kali, itu cukup rendah," sambungnya.

Namun meski tenang, warga diingatkan tetap waspada. Karena setiap saat Merapi bisa meletus.

Letusan yang cukup tinggi kemarin, diperkirakan mempengaruhi morfologi puncak, khususnya kubah lava.

Namun demikian, letusan tidak berpengaruh pada jalan bukaan awan panas, sebab pihaknya tidak mendapat laporan.

Pos Pengamatan

"Kemungkinan hanya kubah lava, kalau tebing puncak pasti kelihatan. Yang belum terkonfirmasi saat ini adalah kawahnya. Kemarin saat terjadi letusan, kamera kami yang dipuncak terkena lontaran dan langsung mati," lanjutnya.

"Saya melihat kepulan asap dari puncak Merapi kembali bersih atau menghilang setelah sekitar 40 menit kemudian dan kondisi kembali normal," kata Tumar.

Salah seorang warga, Perni (33), juga mengatakan hal yang senada. Menurut dia, warga agak lega setelah asap mengarah ke Sleman sehingga mereka kembali tenang.

"Warga meski tenang, tetapi mereka tetap waspada mengikuti perkembangan terkini terkait Merapi," kata Perni. (ds/sumber antara)

Artikel Terkait :

-