press enter to search

Kamis, 21/11/2019 13:26 WIB

Jalur Ganda KA Babadan-Geneng Jatim Mulai Dioperasikan

Dahlia | Kamis, 17/10/2019 16:58 WIB
Jalur Ganda KA Babadan-Geneng Jatim Mulai Dioperasikan Foto: istimewa

JAKARTA (aksi.id) – Jalur ganda lintas Babadan-Geneng Jawa Timur mulai dioperasikan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Jalu Ganda Lintas Selatan antara Madiun Kedung Banteng, Segmen Babadan- Geneng ini sepanjang 28,7 km.

Ditjen Perkeretaapian Kemenhub juga telah menyelesaikan pembangunan dan mengoperasikan jalur ganda antara Jombang-Madiun untuk segmen Baron-Nganjuk-Babadan sepanjang 50,9 km, Jalur itu sudah beroperasi sejak Maret 2019 lalu.

“Pembangunan jalur ganda atau double track merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kapasitas transportasi di Indonesia. Dengan transportasi yang baik dan efisien diharapkan bisa menggerakkan roda ekonomi antardaerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Direktur Prasarana Perkeretaapian Heru Wisnu Wibowo di Jakarta, Rabu (16/9/2019).

Selain membangun jalur ganda, pada ruas Madiun-Kedung Banteng, juga dibangun lima stasiun baru, 37 jembatan baru, 39 unit box culvert, melakukan pekerjaan persinyalan, dan telekomunikasi.

Kelima stasiun yang dibangun adalah Stasiun Barat, Stasiun Geneng, Stasiun Paron, Stasiun Kedunggalar, dan Stasiun Walikukun.

“Ada banyak manfaat yang bisa diraih dari pembangunan ini, yakni mempersingkat waktu tempuh, meningkatkan kapasitas operasi kereta api, dan meningkatkan pelayanan mobilitas orang dan barang,” katanya.

Selain meningkatkan kapasitas dan frekuensi perjalanan KA menjadi dua kali lipat, jalur ganda juga bisa mengatasi masalah darurat yang bisa muncul setiap saat.

“Misalkan terjadi sesuatu di salah satu rel, rusak atau ada kereta anjlok, kereta yang lain masih bisa beroperasi. Selama ini, jika terjadi sesuatu pada rel, kami melakukan pengalihan jalur, sehingga perjalanan lebih jauh,” ujar Heru.

Sebelum pengoperasian jalur ganda ini, Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Timur Ditjen Perkeretaapian bersama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero), telah melakukan uji beban jalur baru dari Babadan sampai dengan Geneng sebanyak dua kali.

Pada uji beban yang pertama, masih ada beberapa temuan yang harus diperbaiki. Sementara pada uji beban kedua, sudah berjalan dengan baik dan hanya ditemukan masalah minor.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian wilayah Jawa Bagian Timur Nur Setiawan Sidik menambahkan, pembangunan jalur ganda lintas selatan Jawa yang berada di wilayah kerjanya terbagi dua paket.

Paket pertama Jalur Ganda Jombang Madiun (JGJM) sepanjang 84 km yang sudah dioperasionalkan sejauh 54 km mulai dari Stasiun Baron sampai dengan Stasiun Babadan. Sementara untuk Stasiun Jombang- Baron akan menyusul berikutnya. Sedangkan untuk paket kedua adalah Jalur Ganda Madiun Kedungbanteng (JGMK) sepanjang 57 km.

Seperti diketahui, jalur KA Jombang- Madiun termasuk jalur yang padat. Dalam sehari dilalui sekitar 118 KA. Perinciannya, 56 KA melalui jalur Kertosono-Madiun dan 62 KA melalui jalur Jombang-Kertosono.

Di lintas tersebut terdapat sekitar tujuh perlintasan resmi terjaga, sembilan perlintasan tak terjaga tetapi menggunakan Early Warning System (tanda KA akan lewat), empat perlintasan tak terjaga tanpa EWS, satu jalan layang, dan dua terowongan (underpass).

Menurut Nur, pembangunan jalur ganda sangat menguntungkan dari berbagai aspek. Selain perjalanan antardaerah menjadi lebih singkat, penggunaan transportasi massal kereta api juga dapat mengurangi kemacetan dan menurunkan angka kecelakaan, disamping itu juga dapat menekan penggunaan minyak bumi untuk bahan bakar kendaraan.

“Proyek ini berhasil mengurangi pengangguran. Pekerja lapangan dan administrasi berasal dari warga sekitar,” sebutnya.

Proses pengoperasian ditandai dengan pelaksanaan switch over yang dimulai pukul 05.30 WIB dan berakhir pukul 08.35. KA pertama yg melintas KA Sancaka (Yogyakarta-Surabaya Gubeng). Ka Sancaka masuk jalur 2 Stasiun Madiun pukul 09.18 WIB dan berangkat pukul 09.21 WIB lepas ke Stasiun Babadan, Alhamdulillah berjalan lancar. (omy)

Keyword Jalur KA

Artikel Terkait :

-