press enter to search

Senin, 18/11/2019 09:17 WIB

Hadir di Tengah Bikers, Dirjen Budi Ingatkan Keselamatan Transportasi

Dahlia | Sabtu, 19/10/2019 19:01 WIB
Hadir di Tengah Bikers, Dirjen Budi Ingatkan Keselamatan Transportasi Foto: istimewa

CIBUBUR (aksi.id) – Hadir di tengah perkemahan Komunitas Bikers Dor Indlonesia bertajuk “Kami Berkumpul untuk Persatuan Indonesia” di Cibubur, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Hengki Angkasawan ingatkan pentingnya keselamatan transportasi.

“Saya hadir dalam acara ini sekaligus kampanye keselamatan dalam berkendara bagi bikers. Saya ingin mengajak kepada teman-teman bikers kalau ada perilaku yang kurang baik di jalan marilah kita ubah. Karena kalau dengar pendapat masyarakat di jalan katanya bikers itu arogan, mau menang sendiri, tidak taat lalu lintas. Itulah yang akan kita ubah” urai Dirjen Budi di Cibubur, Sabtu (19/10/2019).
 
Menurutny, dalam acara ini diharapkan bikers dapat memberikan contoh baik dalam berlalu lintas pada masyarakat.

“Ini adalah salah satu potensi yang dapat dimanfaatkan pemerintah untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk tertib. Dengan catatan saat mereka melakukan touring dapat disiplin dan tertib berlalulintas,” katanya.
 
Dirjen Budi juga menyoroti motor dimodifikasi yang sering tidak dipahami ketentuannya oleh para bikers. Padahal harusnya melalui proses uji tipe.

“Jadi harus ada uji tipe untuk tiap kendaraan yang dimodifikasi dan memenuhi syarat berkeselamatan mulai dari ukuran dimensi, suara, lampu, keseimbangan hingga lainnya,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga dipandang sebagai salah satu wadah yang tepat bagi Pemerintah khususnya Kementerian Perhubungan untuk menyampaikan pentingnya para pengendara motor untuk mengutamakan keselamatan dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta memerhatikan kelaikan kendaraannya masing-masing.
 
“Kita harus menyadari bahwa masih banyak perilaku berlalulintas dari masyarakat kita yang tidak berkeselamatan. Sebagian besar penyebab utama kecelakaan tersebut yakni berboncengan sepeda motor lebih dari dua orang, tidak menggunakan helm, dan menggunakan handphone saat mengemudi,” urai dia.

Oleh karena disampaikan hal ini agar tidak terjadi lagi kecelakaan yang berpotensi menimbulkan korban, apalagi korban jiwa. (omy)