press enter to search

Jum'at, 22/11/2019 01:59 WIB

Demo di Hong Kong, Polisi Tembakkan Cairan Biru ke Masjid

Redaksi | Senin, 21/10/2019 09:29 WIB
Demo di Hong Kong, Polisi Tembakkan Cairan Biru ke Masjid Demo di Hong Kong. (ist)

HONG KONG (Aksi.id) - Kepolisian Hong Kong melepaskan tembakan meriam air ke arah masjid dalam upaya meredam demonstrasi yang diwarnai kekerasan, Minggu (20/10).

Sesaat setelah kejadian, kepolisian mengatakan meriam air yang menembakkan cairan biru tersebut "secara tidak sengaja berdampak pada gerbang dan pintu depan" masjid.

Di sisi lain, Dewan Muslim Hong Kong menegaskan masjid bukanlah sasaran polisi. Bahkan, sejumlah perwira polisi datang meminta maaf dan membantu membersihkan daerah masjid yang terkena tembakan meriam air.

Aparat sejatinya melarang demonstrasi digelar pada Minggu (20/10), namun masyarakat Hong Kong mengabaikan larangan itu. Bahkan, puluhan ribu orang datang berunjuk rasa.

Sebagian di antara mereka, yang memakai baju dan masker hitam, melemparkan bom molotov ke kantor polisi di Tsim Sha Tsui. Api kemudian membakar gerbang bangunan itu.

Kepolisian kemudian menanggapinya dengan melepaskan tembakan gas air mata dan mengutus truk meriam air.

Selagi polisi mengatasi aksi demonstan di Tsim Sha Tsui, sejumlah toko dan bank China dirusak pengunjuk rasa.

Beberapa demonstran bahkan memicu kebakaran yang melalap sebuah toko pembuat ponsel China di Mong Kok.

Tidak semua unjuk rasa pada Minggu (20/10) berujung pada kekerasan. Dan, walaupun demontrasi dilarang, aksi tersebut dimulai dengan damai.

Apa yang memicu bentrokan?

Kemarahan massa sebagian disebabkan serangan terhadap pemimpin kelompok prodemokrasi, Jimmy Sham.

Serangan yang dilakukan lima pria bersenjata palu di Mong Kok mengakibatkan Jimmy harus dirawat di rumah sakit.

Kemudian pada Sabtu (19/10), seorang pria yang membagikan selebaran prodemokrasi ditikam. Sejumah demonstran melemparkan bom molotov ke arah kantor polisi. (ds/sumber reuters/viva.co.id)