press enter to search

Sabtu, 23/11/2019 03:20 WIB

BEM SI Gelar Aksi di Depan Istana Negara Siang Ini

Redaksi | Senin, 21/10/2019 12:26 WIB
BEM SI Gelar Aksi di Depan Istana Negara Siang Ini Demo BEM. (ist)

JAKARTA (Aksi.id) - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan kembali menggelar aksi di depan Istana Negara, Senin (21/10) siang.

"Benar (akan ada aksi BEM SI)," kata Koordinator Aliansi BEM SI, Muhammad Nurdiansyah, Senin (21/10).

Nurdiansyah juga membenarkan selebaran agenda yang tersebar di media sosial. Selebaran itu berisikan tagline #kawaldariawal yang diusung oleh BEM SI dalam Seruan Aksi Nasional kali ini.

Dalam selebaran tersebut tertulis aksi akan dimulai pukul 13:00 WIB sampai selesai. Adapun titik kumpul yang disampaikan ialah di Patung Kuda, Jakarta Pusat, dan titik aksi di Istana Negara.

Saat dikonfirmasi, Nurdiansyah tidak menjelaskan lebih lanjut maksud dari aksi yang rencananya dilakukan hari ini.

Beberapa waktu terakhir, BEM SI kerap melakukan aksi mengenai isu UU KPK. Dalam aksi di depan patung kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta, pada Kamis (17/10), mereka mendesak presiden mengeluarkan Perppu KPK.

Koordinator aksi BEM SI, Erfan Kurniawan mengatakan semula BEM SI memperkirakan jumlah peserta aksi 1.000 mahasiswa. Namun, jumlah yang hadir kemungkinan berkurang karena diadang aparat keamanan di sekitar kampus.

"Hari ini kami kecewa karena pihak kepolisian ini banyak menahan massa kami di kampus masing-masing," kata Erfan kepada wartawan di depan patung kuda Arjuna Wiwaha.

Terkait dengan tuntutan agar presiden mengeluarkan Perppu, Erfan mengatakan telah menyiapkan surat audiensi untuk melakukan dialog terbuka dengan presiden pada tanggal 21 Oktober.

Mahasiswa ingin berdiskusi dengan orang nomor satu di Indonesia secara terbuka untuk memberikan evaluasi terhadap kinerja presiden dan Nawacita selama satu periode sebelumnya.

Ia menegaskan aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa murni untuk membahas hal substantif, yakni mengenai UU KPK hasil revisi. Dia menepis tudingan yang mengatakan unjuk rasa bertujuan menggagalkan pelantikan presiden.

"Kami tidak mau ada klaim kalau mahasiswa menghambat pelantikan presiden. Aksi itu terkait dengan substansi, bukan menghambat pelantikan presiden," katanya.

Polda Terjunkan Pasukan

Polda Metro Jaya menerjunkan personel gabungan mengamankan aksi demo mahasiswa yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan Istana Merdeka, Senin (21/10).

"Sudah kita siapkan pengamanan sebanyak 1.500 personel gabungan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Senin (21/10).

Terkait dengan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi, kata Argo, polisi akan memberlakukan secara situsional di bawah Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, koordinator Aliansi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) Muhammad Nurdiansyah membenarkan pihaknya bakal menggelar aksi tersebut. (ds/sumber CNN)