press enter to search

Jum'at, 22/11/2019 01:26 WIB

Biar Enggak Nyontek saat Ujian Kepala Murid Ditutupi Kardus Tuai Kritikan

Redaksi | Selasa, 22/10/2019 00:20 WIB
Biar Enggak Nyontek saat Ujian Kepala Murid Ditutupi Kardus Tuai Kritikan Viral foto yang menuai kritik dan kecaman di India

JAKARTA (Aksi.id) -  Sejumlah foto viral yang memperlihatkan murid-murid memakai kardus di kepala saat ujian. Foto-foto tersebut diabadikan saat ujian kimia di sekolah pra-universitas Bhagat di Haveri, Negara Bagian Karnataka.

Akibat dari kejadian tersebut pihak pengelola sebuah sekolah di India meminta maaf.

Tampak dalam rangkaian foto, murid-murid memakai kardus yang dipotong pada bagian depan agar mereka tidak mencontek kiri dan kanan.

Seorang pengelola sekolah telah merilis pernyataan minta maaf kepada publik dan para pejabat pemerintah daerah setempat atas insiden itu.

MB Satish, nama pengelola sekolah, mengatakan kepada BBC Hindi bahwa dirinya menyesal menggunakan teknik antimencontek tersebut.

Menurutnya, sekolah menerapkan langkah itu sebagai "eksperimen" setelah mendengar bahwa teknik serupa digunakan di tempat lain.

Dia berkeras metode itu dipakai dengan seizin para murid. Bahkan, mereka membawa kardus masing-masing.

"Tidak ada paksaan apa pun. Anda bisa melihat pada foto, sebagian murid tidak memakainya," kata MB Satish.

"Beberapa yang memakainya, melepasnya setelah 15 menit, ada yang setelah 20 menit. Kami sendiri meminta mereka melepasnya setelah satu jam," tambahnya.

Pejabat pemda dilaporkan langsung menuju ke sekolah begitu melihat foto-foto itu.

SC Peerjade, deputi direktur Dewan Pendidikan Pra-Universitas, menyebut praktik itu "tidak manusiawi".

"Ketika saya mendapat pesan soal ini, saya langsung ke sekolah dan memerintahkan pengelola menghentikan praktik itu," katanya sebagaimana dikutip surat kabar Times of India.

"Saya juga mengeluarkan pemberitahuan kepada pengelola sekolah dan kini mempertimbangkan tindakan disiplin terhadap mereka yang menerapkan hal ini."

Para pejabat sekolah mengaku telah menghentikan penggunaan kardus saat ujian dan bekerja sama dengan perintah dewan sekolah. [dan/vivanews.com]