press enter to search

Jum'at, 15/11/2019 07:30 WIB

UNESCO Tetapkan Ambon Jadi Kota Musik Dunia

Redaksi | Jum'at, 01/11/2019 16:19 WIB
UNESCO Tetapkan Ambon Jadi Kota Musik Dunia Ilustrasi. (ist)

JAKARTA (Aksi.id) - Kota Ambon dinobatkan menjadi kota musik dunia oleh UNESCO. Hal itu bertepatan dengan Hari Kota Sedunia yang jatuh pada 31 Oktober 2019.

Melansir dari laman Unesco.org, dengan penetapan itu, Ambon bersama 65 kota lainnya yang ditunjuk UNESCO dan akan bergabung dalam Organisasi Jaringan Kota Kreatif yang saat ini berjumlah 246 anggota.

Dalam daftar tersebut, 15 kota ditetapkan sebagai Kota Musik Dunia oleh UNESCO, di antaranya Havana, Kuba dan Kazan, Rusia. Indonesia berupaya memasukkan Ambon dalam daftar lewat berbagai cara yang dimulai dengan pencanangan Kota Ambon sebagai kota musik dunia pada 28 Oktober 2016. Bahkan, Ambon mendeklarasikan diri sebagai Kota Musik sejak 2011.

Ada tujuh syarat yang harus dipenuhi agar Ambon bisa menjadi Kota Musik Dunia. Di antaranya adalah infrastruktur penunjang berupa penyediaan SDM, gedung pertunjukan seni, studio rekaman, dan sekolah musik. Apalagi, musik merupakan bagian tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Ambon.

Jaringan ini menyatukan kota-kota berdasarkan pengembangan mereka pada kreativitas, baik dalam musik, seni, dan kerajinan rakyat, desain, bioskop, sastra, seni digital, maupun gastronomi. Kota-kota kreatif UNESCO berkomitmen untuk menempatkan budaya sebagai pusat strategi pembangunan dan untuk berbagai praktik terbaik mereka.

"Di seluruh dunia, kota-kota ini, masing-masing dengan caranya sendiri, menjadikan budaya sebagai pilar, bukan aksesori, dari strategi mereka," kata Direktur Jenderal UNESCO Audrey Azoulay, seperti dikutip dari situs unesco.org, Jumat (1/11/2019).

"Ini mendukung inovasi politik dan sosial yang sangat penting bagi generasi muda," tambahnya.

Daftar 66 Kota Kreatif UNESCO

Afyonkarahisar (Turki) Gastronomi
Ambon (Indonesia) Musik
Angoulême (Prancis) Sastra
Areguá (Paraguay) Kriya dan Kesenian Rakyat
Arequipa (Peru) Gastronomi
Asahikawa (Jepang) Desain
Ayacucho (Peru) Kriya dan Kesenian Rakyat
Baku (Azerbaijan) DesainBallarat (Australia) Kriya dan Kesenian Rakyat
Bandar Abbas (Iran) Kriya dan Kesenian Rakyat
Bangkok (Thailand) Desain
Beirut (Lebanon) Sastra
Belo Horizonte (Brazil) Gastronomi
Bendigo (Australia) Gastronomi
Bergamo (Italia) Gastronomi
Biella (Italia) Kriya dan Kesenian Rakyat
Caldas da Rainha (Portugal) Kriya dan Kesenian Rakyat
Cebu City (Filipina) Desain
Essaouira (Maroko) Musik
Exeter (UK dan Irlandia Utara) Sastra
Fortaleza (Brazil) Desain
Hanoi (Vietnam) Desain
Havana (Kuba) Musik
Hyderabad (India) Gastronomi
Jinju (Korea Selatan) Kriya dan Kesenian Rakyat
Kargopol (Rusia) Kriya dan Kesenian Rakyat
Karlsruhe (Jerman) Seni Media
Kazan (Rusia) Musik
K?r?ehir (Turki) Musik
Kuhmo (Finlandia) Sastra
Lahore (Pakistan) Sastra
Leeuwarden (Belanda) Sastra
Leiria (Portugal) Musik
Lliria (Spanyol) Musik
Merida (Meksiko) Gastronomi
Metz (Prancis) Musik
Muharraq (Bahrain) Desain
Mumbai (India) Film
Nanjing (China) Sastra
Odessa (Ukraina) Sastra
Overstrand Hermanus (Afrika Selatan) Gastronomi
Port of Spain (Trinidad dan Tobago) Musik
Portoviejo (Ekuador) Gastronomi
Potsdam (Jerman) Film
Querétaro (Meksiko) Desain
Ramallah (Palestina) Musik
San José (Costa Rica) Desain
Sanandaj (Iran) Musik
Santiago de Cali (Kolombia) Seni Media
Santo Domingo (Dominika) Musik
Sarajevo (Bosnia and Herzegovina) Film
Sharjah (Uni Emirat Arab) Kriya dan Kesenian Rakyat
Slemani (Irak) Sastra
Sukhothai (Thailand) Kriya dan Kesenian Rakyat
Trinidad (Kuba) Kriya dan Kesenian Rakyat
Valladolid (Spanyol) Film
Valledupar (Kolombia) Musik
Valparaíso (Chile) Musik
Veszprém (Hungaria) Musik
Viborg (Denmark) Seni Media
Viljandi (Estonia) Kriya dan Kesenian Rakyat
Vranje (Serbia) Musik
Wellington (New Zealand) Film
Wonju (Korea Selatan) Sastra
Wroc?aw (Polandia) Sastra
Yangzhou (China) Gastronomi. (ds/sumber merdeka)