press enter to search

Jum'at, 15/11/2019 09:09 WIB

Sejarah dan Sains Es Puter Juarai Kompetisi Teknologi Pangan di Amerika

Redaksi | Senin, 04/11/2019 10:44 WIB
Sejarah dan Sains Es Puter Juarai Kompetisi Teknologi Pangan di Amerika Mahasiswa yang juara Food Science in Action (FSIA) 2019 di Amerika Serikat. (ist)

JAKARTA (Aksi.id) - Empat mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya bernama Lakeshia Erlino Kuswoyo, Catherine Trixie, Irvan, I Kadek Juni Saputra, serta Kadek Danayasa berhasil menyandang juara kedua dalam Food Science in Action (FSIA) 2019 yaitu kompetisi pembuatan video yang diadakan oleh Institute of Food Technologist (IFT), Chicago, Amerika Serikat.

Dengan mengusung tema `Teaching and Learning Science through Food`, kompetisi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang sains dan teknologi pangan.

Dalam kompetisi tersebut, Lakeshia Erlino mengatakan dirinya bersama tim menjabarkan sains di balik pembuatan es puter.

"Sains di balik es puter tuh sangat luar biasa. Sejarahnya pun sangat menarik. Es puter dilahirkan saat zaman penjajahan Belanda, ketika masyarakat tidak bisa afford susu dan freezer. Mereka gunakan santan kelapa, terus dibekuin dengan es batu dan garam. Kok mereka bisa paham bahwa garam dapat menurunkan temperatur es batu? Kok mereka bisa se-kreatif itu?" ujar mahasiswi S1 Food Business Technology ini, Senin (4/11).

Lakeshia mengungkapkan prestasi tersebut diraih berkat bimbingan petinggi kampus. Seperti dalam memperkaya informasi untuk script atau merevisi video.

"Terima kasih untuk Ibu Fransisca Wijaya, MTP, Dr. Ihsan Iswaldi, dan juga Yalun Arifin Ph. D. yang menjabat sebagai Kepala Program Studi S1 Food Business Technology. Kami bolak-balik ke kampus untuk bertemu dengan FM. Malahan, kami sempat chat mereka beberapa kali via WhatsApp. Pokoknya kami sudah ngerepotin mereka banget. Untungnya mereka sangat responsif," jelas dia. (ds/sumber merdeka)