press enter to search

Rabu, 20/11/2019 22:09 WIB

Pembalap Afridza Dikenal Rajin Salat Dhuha, Dimakamkan Malam Nanti di Tasikmalaya

Redaksi | Senin, 04/11/2019 12:36 WIB
Pembalap Afridza Dikenal Rajin Salat Dhuha, Dimakamkan Malam Nanti di Tasikmalaya Bingkai foto pembalap Afridza. (ist)

TASIMALAYA (Aksi.id) - Rasa duka atas meninggalnya pembalap motor asal Kota Tasikmalaya, Afridza Munandar dalam Asia Talent Cup 2019 di Sirkuit Sepang Malaysia tidak hanya dirasakan keluarga, masyarakat Kota Tasikmalaya pun merasakan hal serupa.

Sejak kabar meninggalnya Afridza diketahui, warga tidak berhenti datang melayat ke rumah duka di di Perum Tamansari, Kelurahan Karsamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.

"Jenazah keponakan saya masih berada di rumah sakit di Malaysia, katanya akan dipulangkan siang ini dari Malaysia dan diperkirakan jenazah akan sampai di Jakarta sekitar pukul 14:00. Dari Jakarta akan langsung diantarkan ke rumah duka dan perkiraan akan sampai di sini sekitar pukul 18:00," ujar paman Afridza, Rally Topasandi, Senin (4/11).

Dia mengatakan bahwa sesampainya jenazah di rumah duka akan langsung disalatkan lalu dimakamkan di malam harinya di tempat pemakaman keluara di Kelurahan Sambongjaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Rally mengaku mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia dan Malaysia juga manajemen yang mempermudah pengurusan kepulangan jenazah Afridza.

Dia juga mengaku sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang mendukung dan mendoakan keponakannya. "Banyak ucapan belasungkawa dari berbagai pihak, kita bangga dengan Afridza," katanya.

Sedangkan Sang Bibi mengatakan, Afridza anak baik, rajin beribadah. "Dia tak penah tinggal salat 5 waktu, salat dhuha dan salat tahajud," katanya.

Perjuangan Afridza harus terus digelorakan

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman ikut berbelasungkawa atas meninggalnya pembalap Indonesia asal Tasikmalaya, Afridza Munandar. Dia pun sempat datang melayat ke rumah duka dan menemui orang tua Afridzal.

Budi menyebut bahwa pihaknya sangat kehilangan Afridza, pebalap berusia 20 tahun itu. Menurutnya Afridza adalah atlet kebanggaan Indonesia, Jawa Barat, khususnya Kota Tasikmalaya.

"Banyak sekali prestasi yang diraih dan ditorehkan oleh almarhum, khususnya dalam balapan motor. Dan tentunya Afridza telah mengharumkan Indonesia di kancah dunia. Oleh karena iru tentunya Pemerintah Kota Tasikmalaya kehilangan dab berduka atas kepergian Afridza," ungkapnya.

Selain itu, Budi juga berharap agar prestasi yang ditorehkan Afridza menular ke generasi muda sehingga muncul generasi baru yang bisa berprestasi di kancah internasional.

"Saya berharap ada Afridza-Afridza baru asal kota Tasikmalaya yang bisa menggantikan almarhum," katanya.

Sementara itu Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Karibianto saat melayat juga menyampaikan rasa bela sungkawanya kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia juga mengatakan bahwa perjalanan Afridza dari Jakarta akan dikawal oleh pihak kepolisian sampai ke rumah duka.

"Kita juga akan sambut kedatangan jenazah Afridza bersama klub motor," ucapnya. (ds/sumber merdeka)

Artikel Terkait :

-