press enter to search

Rabu, 20/11/2019 22:13 WIB

Kemenhub Ajak Investor Berperan Bangun Infrastruktur Transportasi Darat

Dahlia | Kamis, 07/11/2019 21:12 WIB
Kemenhub Ajak Investor Berperan Bangun Infrastruktur Transportasi Darat Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi menghadiri gelaran Indonesia Infrastructure Week (IIW) ke 7 yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Jakarta Internasional Expo (JIEXPO) Kemayoran, Rabu (6/11//2019).

JAKARTA (aksi.id) – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) menghadiri gelaran Indonesia Infrastructure Week (IIW) ke 7 yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Jakarta Internasional Expo (JIEXPO) Kemayoran, Rabu (6/11//2019).

Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, Kementerian Perhubungan ajak dan akan terus mendorong peran serta investasi BUMN maupun swasta nasional atau asing dalam pembangunan infrastruktur transportasi di Indonesia.

“Hal itu guna mempercepat pembiayaan pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang dilakukan pemerintah,” jelas Dirjen Budi.

Pembangunan infrastruktur yang terfokus pada pengembangan transportasi darat, berguna untuk memastikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Hal ini juga merupakan bagian rencana strategis (renstra) Ditjen Hubdat tahun 2020-2024, yakni dengan melakukan Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dalam proyek pembangunan seperti Pembangunan Proving Ground Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB), revitalisasi Terminal Tipe A, dan pembangunan pelabuhan penyeberangan.

“Proyek kerja sama ini tidak lepas dari dorongan Pemerintah untuk merealisasikan program Nawacita dalam membangun Indonesia dari pinggiran dan memperkuat daerah pedesaan serta untuk memastikan infrastruktur tetap dibangun walaupun dengan keterbatasan APBN,” urainya.

Saat ini, menurut Budi sesuai arahan Presiden Joko Widodo, pihaknya telah melakukan investor gathering dan kunjungan ke beberapa negara untuk menggaet yang tertarik terhadap aset milik Ditjen Hubdat.

“Ada 127 Terminal Tipe A, 134 Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB), BPLJSKB, dan tiga Pelabuhan Penyeberangan yang berpotensi untuk dilakukan kerja sama,” tutur Dirjen Budi.

Proyek KPBU untuk Terminal Tipe A rencananya akan dilakukan sementara bagi wilayah Jawa Tengah. Sementara tiga Pelabuhan Penyeberangan di wilayah Klademak, Batanta, dan Salawati yang ada di Provinsi Papua Barat. (omy)