press enter to search

Rabu, 20/11/2019 22:28 WIB

Tinjau Prasarana Transportasi di Tarakan, Sahli Cris Kuntadi Ingatkan Pentingnya 3S+1C

Dahlia | Jum'at, 08/11/2019 14:33 WIB
Tinjau Prasarana Transportasi di Tarakan, Sahli Cris Kuntadi Ingatkan Pentingnya 3S+1C Cris Kuntadi melakukan meninjau sarana dan prasarana transportasi di Tarakan, Kalimantan Utara.

TARAKAN (aksi.id) – Staf Ahli Menteri Bidang Logistik, Multimoda dan Keselamatan Perhubungan Cris Kuntadi melakukan meninjau sarana dan prasarana transportasi di Tarakan, Kalimantan Utara.

Cris datang ke Pelabuhan Juata Laut, Bandar Udara Juwata Tarakan, dan Terminal Tipe C Boom Panjang serta memberikan pengarahan tentang 3s+1c ( Safety, Security, Services, dan Compliance ) untuk selalu ditingkatkan.

“Dalam menjaga semua unsur harus memprioritaskan keselamatan karena semboyan Kementerian Perhubungan Safety is Number One pada keselamatan bertransportasi,” jelas Cris di Tarakanz, Kamis (7/11/2019).

Disela-sela melakukan kunjungan kerja, Cris juga menjadi pembicara pada acara Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di KPPBC Tipe Madya Pabean B Tarakan.

IMG-20191107-WA0068

Dalam acara tersebut Cris menjelaskan pembuatan program Sistem Kendali Kecurangan (Sikencur) yang diluncurkan pada 21 Februari 2012, sebagai upaya pengendalian agar tidak ada kecurangan di unitnya.

Sejak adanya Sikencur, beragam kecurangan berhasil diatasi. Salah satunya mendeteksi adanya banyak piutang pada pihak ketiga yang tidak tertagih.

“Keunggulan Sikencur tak hanya sebatas di proses pemulihan. Sikencur juga bisa dipakai untuk proses pencegahan,” tuturnya.

Konsep review HPS (Harga Perkiraan Sendiri) contohnya. Ketika ada unit kerja yang akan membangun atau melakukan pengadaan sesuatu barang atau jasa yang nilainya di atas Rp10 miliar, maka harga sebelum ditawarkan kepada rekanan harus di-review terlebih dulu. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa HPS yang ditawarkan itu wajar. (omy)