press enter to search

Senin, 16/12/2019 12:43 WIB

Prabowo: Jika Terpaksa, Kita Lakukan Perang Rakyat Semesta

Redaksi | Senin, 11/11/2019 16:55 WIB
Prabowo: Jika Terpaksa, Kita Lakukan Perang Rakyat Semesta Menhan Prabowo. (ist)

JAKARTA (Aksi.id) - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berencana menghidupkan konsep Pertahanan Rakyat Semesta yang bakal dia terapkan selama memimpin kementerian dengan anggaran terbesar di APBN 2020.

Konsep itu menurut Prabowo telah menjadi doktrin pertahanan yang dianut oleh bangsa Indonesia selama ini.

"Secara sejarah dan saya kira sampai sekarang berlaku, dan mungkin kita akan teruskan adalah bahwa pertahanan kita harus mendasarkan dan kita gunakan adalah pertahanan rakyat semesta," kata Prabowo saat rapat perdana dengan Komisi I DPR, Jakarta, Senin (11/11).

Kata dia, Konsep Pertahanan Rakyat Semesta sudah terdoktrin oleh masyarakat Indonesia sejak dulu. Dalam konsep ini jugalah menurut Prabowo perlu diterapkan program Bela Negara bagi warga negara Indonesia.

"Itu adalah doktrin Indonesia selama ini. Lahir dari sejarah kita bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut bela negara," kata Prabowo.

Menurut dia, negara Indonesia tidak akan diduduki oleh negara lain bila seluruh rakyat menjadi komponen pertahanan negara. Artinya, pertahanan negara tidak hanya diperkuat oleh TNI sebagai komponen utama.

Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu menyebut saat ini pertahanan memang perlu disokong oleh komponen cadangan yang berasal dari segala sektor, termasuk dari sektor Sumber Daya Manusia (SDM).

"Jadi mungkin kita bisa dihancurkan prasarana kita. Tapi saya yakin, bahwa Indonesia tak mungkin diduduki bangsa lain. Karena seluruh rakyat akan menjadi komponen pertahanan negara," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Prabowo tak menampik bahwa Indonesia memang masih kalah dalam hal teknologi pertahanan jika dibanding dengan negara lain. Namun, Indonesia bisa tetap menang perang jika konsep Permesta ini diterapkan dengan mengerahkan seluruh kemampuan rakyat.

"Kita mungkin tidak bisa mengalahkan kekuatan teknologi bangsa lain, tetapi pertahanan kita yang berdasarkan pemikiran, konsep pertahanan rakyat semesta. Kalau terpaksa kita terlibat dalam perang, perang yang akan kita laksanakan adalah perang rakyat semesta. The concept of the total people war," ujar dia. (ds/sumber CNN)