press enter to search

Senin, 16/12/2019 12:51 WIB

Kisah Zoran Ludgiv, Tempuh Bosnia-Herzegovina ke Indonesia untuk Masuk Islam

Dahlia | Sabtu, 16/11/2019 15:05 WIB
Kisah Zoran Ludgiv,  Tempuh Bosnia-Herzegovina ke Indonesia untuk Masuk Islam Mualaf, Zoran Ludgiv. Foto; Muhammadiyah

Bekasi (aksi.id) - TAK ada yang tahu kapan petunjuk Allah SWT datang. Hidayah adalah rahasia Ilahi yang mutlak merupakan kehendakNya. Hidayah bisa datang kepada siapa saja, contohnya adalah ke mereka yang sekarang masuk Islam atau jadi mualaf.

Tanyakan saja kepada Zoran Ludgiv, pria Republik Bosnia-Herzegovina yang memutuskan jadi mualaf. Hatinya diketuk Allah untuk mengucapkan syahadat di Indonesia pada Selasa, 13 November 2019.

Bahkan meski menjadi penyandang disabilitas atau mengalami kelumpuhan, itu tidak menghalangi Zoran (32 tahun) untuk datang seorang diri dari Bosnia-Herzegovina ke Indonesia yang berjarak sekira 10.500 Km.

 

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Zoran, secara resmi dibimbing masuk Islam atau jadi mualaf di kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jakarta oleh Wakil Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Risman Mochtar.

“Sebelumnya ada komunikasi dengan seorang kawan di PDM Bengkulu melalui facebook, beliau (Zoran) mengharapkan bantuan untuk masuk Islam. Kawan kita ini meminta untuk melakukannya di PP Muhammadiyah, apalagi beliau pernah ke Jakarta. Semua, memakai biaya dari Zoran,” kesan Buya Risman seperti dikutip dari laman resmi Muhammadiyah pada Sabtu (16/11/2019).

Zoran adalah salah satu mualaf yang dibimbing oleh Majelis Tabligh PP Muhammadiyah. Menurut Buya Risman, selama ini banyak mualaf dari Jepang, Korea, Belanda hingga Nigeria. Tetapi, sayangnya belum ada database yang memadai untuk melakukan pendataan mereka.

“Ini salah satu kekurangan dan kelemahan kita. Semoga nanti bisa kita perbaiki,” ujar Buya Risman. (Lia/sumber:okezone)

 

Keyword Mualaf Islam