press enter to search

Rabu, 11/12/2019 03:17 WIB

Serunya AEE di Bandara Halim: Keluarga Korban Pesawat Murka dan Bikin Porak-poranda

Dahlia | Kamis, 21/11/2019 13:06 WIB
Serunya AEE di Bandara Halim: Keluarga Korban Pesawat Murka dan Bikin Porak-poranda Foto: istimewa

JAKARTA (aksi.id) – Marah-marah. Gebrak lalu balikkan meja’ Kamis (21/11/2019). Sejumlah pria melayangkan bogem mentah dan nyaris mengenai petugas aviation security (avsec).

Mereka merupakan keluarga korban pesawat Boeing 737-400 Rajawali Sakti, yang tergelincir dan terbakar di Bandara Halim Perdanakusuma’ Jakarta Timur.

Keluarga korban marah karena ingin segera mengetahui nasib penumpang pesawat. Mereka juga ingin segera bertemu dengan keluarga, yang menjadi korban.

Ketidaksabaran itu berbuntut porak-porandanya meja, komputer dan pesawat. Namun petugas tetap bersabar sambil menenangkan mereka, yang sebailgian menangis sesunggukan.

Pelayanan informasi dilanjutkan. Satu persatu korban selamat bertemu dengan keluarga.

10212019105513

1021201910550

10212019113018

Skenario suasana itu merupakan bagian dari latihan penanggulangan keadaan darurat/PKD (airport emergency exercise/AEE) 2019 bertajuk Rajawali Sakti VI, yang digelar manajemen Bandara Halim Perdanakusuma.

Executive General Manager PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Halim Perdanakusuma, Nandang Sukarna, mengemukakan penanggulangan keadaan darurat (airport emergency plan) merupakan pelayanan untuk menyelamatkan jiwa dan harta dari kejadian dan atau kecelakaan pesawat di bandara dan sekitarnya sampai radius 5 mil atau sekitar 8 kilometer dari titk referensi bandara.

“Serta menyelamatkan jiwa dan harta dari kejadian, kcelakaan dan/atau kebakaran fasilitas di bandara,” ungkapnya di acara, yang dihadiri Danlanud Halim Perdanakusuma Marsekal Pertama TNI M Tonny Harjono, Deputy EGM, Surahmat dan ratusan pejabat serta petugas lainnya itu.
(fahmi/bondan/awe).