press enter to search

Senin, 16/12/2019 10:14 WIB

Eksotisnya Pulau Subi yang Disinggahi Kapal Pelni

Dahlia | Minggu, 24/11/2019 12:58 WIB
Eksotisnya Pulau Subi yang Disinggahi Kapal Pelni Foto: istimewa

NATUNA (aksi.id) – dermaga Pelabuhan Subi, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, sukses uji sandar oleh kapal tol laut Pelni, KM Sabuk Nusantara 80.

Pulau Subi Kecil dan pulau Subi Besar secara administratif merupakan bagian dari kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Sebuah pulau yang selain menyimpan pesona keindahan alam, juga banyak menyimpan sejarah dari kehidupan masyarakat kuno hingga sekarang yang tinggal di pulau ini.

Pulau Subi dapat ditempuh perjalanan dari pusat kabupaten Natuna sekitar 7 jam menggunakan kapal pompong nelayan. Sementara menuju Kalimantan sekitar 17 jam,. Perjalanan laut menuju Sematan, Malaysia, sekitar 8 jam. Sedangkan perjalanan laut menuju Tanjungpinang sekitar dua hari.

102420199312

Selat Nasi adalah sebuah selat yang memanjang lurus dari timur ke barat membelah Pulau Subi Kecil dan Pulau Subi Besar yang hanya di pisahkan selat selebar 150 meter, apabila air laut sedang surut, Selat Nasi hanyalah selebar sungai. Jarak antara Subi Besar dengan Subi kecil tidak terlalu jauh dan mudah ditempuh hanya melewati jembatan yang ada di Selat Nasi, yang sebenarnya lebih tepat disebut “Kukupan” Nasi.

Kebiasaan unik yang terdapat di Pulau Subi ini, yaitu warga tidak pernah mencabut kunci motornya saat diparkir, baik itu di depan rumahnya sendiri, depan rumah orang lain, maupun di toko. Hal tersebut karena warga sudah percaya satu sama lain sehingga apabila kunci mereka cabut, malah dinggap tidak percaya dan mencurigai warga lain.

Selain itu warga juga tidak pernah mengunci pintu rumah mereka dan membiarkannya terbuka walaupun tidak ada orang. Hal ini tentunya sangat menarik, betapa kepercayaan warga Subi antara satu dengan yang lain.

Pulau Subi Tempo Dulu

Saat berlibur kesini, dapat dibilang Anda dapat melakukan berbagai jenis kegiatan wisata di pulau ini. Khususnya adalah dalam hal wisata alamnya dan wisata religi-sejarahnya.

Misalnya saja untuk wisata pantai. Ada beberapa pantai yang dapat Anda kunjungi saat di pulau ini. Ada pantai Arung Boyo, ada pantai Air Lingkung, pantai Bidadari dan pantai Duyung.

Di sini terlihat hamparan laut luas yang langsung berhadapan dengan laut Cina Selatan.Garis pantainya sepanjang dua kilometer. Sepanjang pesisirnya terdiri dari hamparan bebatuan hasil pigmentasi air laut. Diving atau snorkling bisa menjadi aktivitas yang mengasyikkan karena karangnya masih alami dan banyak ikan hiasnya.

8199

Di pulau ini juga ada gua-gua tempat burung walet bersarang, dataran padang rumput yang luas, pohon kelapa sepanjang pantai, dan spot memancing.

Selain itu juga ada pesona wisata alam Batu Ampar, bukit Lampu dan wisata alam lainnya. Pada pulau ini, juga ada daya tarik lainnya, yaitu keberadaan makam-makam kuno muslim yang ada di tempat ini. Sehingga semakin menarik minat wisatawa lebih-lebih yang menyukai wawasan tentang sejarah.

Berwisata Sambil Mengenal Sejarah

Di Pulau Subi terdapat peninggalan dari penjajah Jepang sebuah bandar udara yang sudah tidak terpakai. Panjang landasan pacu kurang lebih 1 kilometer. di Pulau Subi juga terdapat prasasti yang disebut masyarakat sekitar dengan Bukit Lampu. Prasasti ini sebagai tanda salah satu pulau terluar dari wilayah Republik Indonesia.

Pulau subi selama ini belum ada yang menceritakan tentang adanya sebuah kerajaan. Namun terdapat beberapa makam tua berumur ratusan tahun di beberapa titik di pulau Subi besar maupun pulau Subi kecil, tetapi yang paling banyak dijumpai di pulau Subi kecil.

Salah satunya makam Siti Balqis, yang kemungkinan salah satu putri bangsawan dari negeri seberang Malaysia atau Brunei. makam Siti Balqis ini letaknya di bukit dan diapit oleh dua makam besar, tahun tarikh sementara yang terbaca adalah 1224 H.

Menikmati Keindahan Alam

Berbicara tentang keindahan alam, Anda sudah tidak perlu khawatir kekurangan. Karena pada pulau ini ada banyak sekali pesona keindahan alam yang dapat Anda jumpai. Seperti misalnya selat Nasi. Yaitu selat kecil yang memisahkan pulau Subi ini, Subi besar dan Subi kecil.

Selain itu, yang menjadi buruan wisatawan adalah pantai. Kalau soal pantai, disini ada banyak pantai yang dapat Anda kunjungi. Mulai dari pantai Duyung, pantai Arung Boyo, pantai Bidadari dan lain sebagainya. Bahkan juga ada pesona wisata pulau penyu disini. Yaitu pulau yang banyak terdapat penyu yang berdekatan lokasinya dengan pulau ini.

(awe/dari berbagai sumber/foto utama: halamankepri.blogspot.com).