press enter to search

Rabu, 22/01/2020 11:47 WIB

Siapkan Studi Masterplan Transportasi Udara Nasional 2020-2024, Balitbanghub Gelar FGD

Dahlia | Kamis, 05/12/2019 16:24 WIB
Siapkan Studi Masterplan Transportasi Udara Nasional 2020-2024, Balitbanghub Gelar FGD Sekretaris Badan Litbanghub Rosita Sinaga

JAKARTA (aksi.id) – Siapkan studi Rencana Induk (Masterplan) Transportasi Udara Nasional Tahun 2020-2024, Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) gelar Focus Group Discussion.

FGD ini melibatkan stake holder terkait dengan pembicara dan pembahas kompeten untuk menjadi masukan positif bagi Balitbanghub.

Sekretaris Badan Litbanghub Rosita Sinaga mewakili Kepala Badan Litbanghub menyebutkan, pertumbuhan sektor transportasi udara mencerminkan pertumbuhan ekonomi secara langsung, sehingga memiliki peran yang penting dan strategis baik makro maupun mikro.

“Transportasi udara sebagai salah satu moda transportasi yang dapat melayani angkutan penumpang dan barang dengan waktu yang cepat dan dapat melakukan penetrasi hingga wilayah yang tak terjangkau moda lain,” jelas Rosita di Jakarta, Kamis (4/12/2019).

Masterplan transportasi udara nasional kata dia bertujuan mewujudkan konektivitas dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat dan sebagai pedoman bagi pemerintah dalam penyelenggaraan transportasi udara.

Selain itu juga sebagai jawaban dari kebutuhan mendesak pada penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan masyarakat.

“Penyelenggaraan transportasi udara nasional ini juga harus ditata sebagai bagian yang utuh dari sebuah proses pembangunan nasional khususnya di bidang penerbangan,” ujarnya.

Masterplan ini ditambahkan Rosita, diharapkan akan berfungsi sebagai kerangka fundamental dalam mempersiapkan rencana kerja yang lebih efektif dan efisien di masa mendatang.

Seperti persiapan simpul antarmoda, mekanisme pendanaan infrastruktur, dan isu strategis lainnya.

“Hal yang terpenting dari Masterplan ini pada prinsipnya dapat menjadi dasar perencanaan dan progran terkait transportasi udara dan aspek penunjang lainnya,” imbuh dia.

Selanjutnya, hasil dari studi ini adalah tersusunnya dokumen Masterplan yang diharapkan dapat menjadi Rancangan Peraturan Menteri untuk lima tahun kedepan. (omy)