press enter to search

Selasa, 28/01/2020 14:31 WIB

Kala Andika Perkasa Tidak Mau Dipanggil Jenderal

Redaksi | Senin, 09/12/2019 14:07 WIB
Kala Andika Perkasa Tidak Mau Dipanggil Jenderal

JAKARTA (aksi.id) - Kepala Staf  TNI Angkatan Darat, Jenderal Andika Perkasa, tampak di tengah kerumunan orang di Bundaran Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (7/11). Mengenakan pakaian santai kaos berwarna biru, Andika tampak bersenda gurau dengan sejumlah orang yang mengenakan pakaian yang sama.

“Ikutan jalan santai nih Jendral?,” Koran Jakarta menyapa Andika. Dia tersenyum lalu menghampiri Koran Jakarta dan berbisik. “Hus jangan pakai Jendral, di sini kan saya kembali jadi anak SMA 6,” bisik Andika.

Perbincangan ini terjadi saat Andika menghadiri acara Funwalk pada Reuni Akbar SMA 6, Sabtu (7/11). Selain Andika, setidaknya ada 4500 alumnus SMA 6 Negeri Jakarta mulai dari angkatan 1953 hingga 2019 hadir di acara tersebut.

Kegiatan bertajuk Homecoming Sixerhood Celebration 2019 digelar oleh alumni SMA Negeri 6 Jakarta. Acara ini sengaja diselenggarakan untuk memperingati Perayaan Ulang Tahun ke-67 SMA Negeri 6 Jakarta.

Keceriaan dan rasa bahagia pun terpancar pada seluruh alumni sekolah SMA Negeri 6 saat jumpa dengan teman satu angkatan saat masih di SMA. Para alumni, dari berbagai angkatan, membaur dalam suasana keceriaan sembari melepas rindu dengan canda dan gurau. Selain Andika, turut hadir Kepala Bulog Budi Waseso, Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan Linda Agum Gumelar, dan Mantan Gubernur Banten Rano Karno.

Para alumnus ini pun menyempatkan diri untuk berswafoto, ngobrol-ngobrol, dan bercanda gurau. Mereka mengenang masa indah-indah saat masih duduk di bangku sekolah. Tak sedikit kejadian mengundang haru dan tawa terjadi saat reuni berlangsung.

Seorang alumni SMA 6 angkatan 91, Farid Ariadno, tampak hadir menggandeng tiga orang perempuan berusia cukup lanjut. “ Ini Bude saya Siti Mardewi angkatan 1958, Ibu saya Priyanti angkatan 1959 dan Tante saya Sarworini angkatan 1970,” ujar Farid. Rupanya keluarga besar Farid adalah para alumnus SMA 6 Jakarta. Mereka tampak bugar di usia senjanya.

Kejadian mengundang senyum terjadi pada Dedi, alumnus SMA 6 angkatan 1970. “Saya semenjak tahun 1976 pindah ke Jakarta Timur dan tidak pernah menginjakkan kaki ke kawasan Blok M. Tadi saya sok yakin aja datang ke reuni ini. Sebenarnya saya sudah agak lupa di mana posisi SMA 6. Tadi pas ada gedung sekolah saya main masuk saja. Saya curiga kok sepi-sepi aja ya. Untung ada satpam yang kasih tahu saya bahwa itu SMA 70,” tutur Dedi sambil tersenyum.

Komunitas Alumnus

Selain alumni dari berbagai angkatan, perkumpulan dan komunitas yang ada di SMA 6 pun turut memeriahkan acara ini. Ada perhimpunan pencinta alam, penari, dan berbagai komunitas olahraga. Salah satu perhimpunan di SMA 6, Taruna Pencinta Alam atau Trupala bahkan membuka booth tersendiri untuk menampung alumni SMA 6 yang mau berfoto maupun bernostalgia saat mendaki gunung semasa SMA. Booth perkumpulan yang berdiri sejak tahun 1975 ini dibanjiri oleh tidak kurang dari 2000 anggota dan simpatisannya. Trupala sendiri adalah perhimpunan pencinta alam SMA yang telah berhasil mendaki gunung Makalu di Himalaya, puncak ketiga tertinggi di dunia, pada tahun 1990.

Suasana semakin meriah ketika para alumnus disuguhkan penampilan sejumlah musisi ibukota seperti RAN, rif, Eramono Jazz Band, dan KSP Band. Terlihat para alumni turut bergoyang menikmati musik saat Eramono tampil. Band yang sempat Hitz di era 90-an ini sangat digemari oleh para alumni angkatan 80-90-an. Tidak ketinggalan, ketika band Acid Speed dan Punk Modern Band serta KSP tampil, seluruh alumni ikut berdendang bahkan larut dalam suasana.

Seluruh pemasukan dari pelaksaaan reuni akbar ini, disumbangkan kepada pihak sekolah SMA Negeri 6 sebagai dana dari alumni untuk swadaya pemberdayaan sekolah. “Semua hasil dari penjualan tiket masuk, sewa booth dan penjualan merchandise kami sumbangkan sepenuhnya kepada sekolah agar dapat dipergunakan untuk peningkatan kualitas pendidikan,”  ujar Ketua Panitia Homecoming Sixerhood 2019, Riza “Icha” Gunawan dalam sambutannya.

Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Helmi Rosana mengucapkan terima kasih kepada alumni SMA 6. Menurutnya dengan bantuan para alumni pihaknya sangat terbantu dalam peningkatan mutu dan aktivitas siswa. “Kemarin SMA 6 mengirimkan siswa dalam kompetisi di Universitas Airlangga Surabaya sangat terbantu dengan bantuan akomodasi dan transportasi dari alumni. Semoga bantuan berikutnya ini bisa bermanfaat buat  siswa dan kegiatan belajar mengajar di SMA 6,” ujar Helmi.

(ny/Sumber : koran-jakarta.com)