press enter to search

Minggu, 26/01/2020 18:14 WIB

Banyak Warga Gagal KPR, Gubernur Anies Segera Revisi Syarat Rumah DP Rp0

Redaksi | Kamis, 12/12/2019 12:42 WIB
Banyak Warga Gagal KPR, Gubernur Anies Segera Revisi Syarat Rumah DP Rp0 Gubernur Anies. (ist)

JAKARTA (Aksi.id) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera merevisi syarat demi mempermudah warga mendapatkan rumah DP 0 Rupiah. Namun, dia mengaku tetap ingin aturan itu aman bagi perbankan.

Hal ini diungkapkan Anies menyusul sedikitnya masyarakat yang diterima bank dari segi pembiayaan.

"Saat ini kita sedang melakukan revisi atas peraturan itu supaya daya beli masyarakat bisa langsung memanfaatkan skema ini," kata Anies di Nuansa Cilangkap, Jakarta, Kamis (12/12).

Anies menjelaskan bahwa peminat Program DP 0 Rupiah sangat banyak. Sayangnya, kata dia, hanya sedikit yang memenuhi persyaratan proses pengajuan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) dari bank.

"Minatnya banyak sekali melihat kenyataan peminat tidak diikuti dengan memiliki kemampuan persyaratan administratif sedemikian rupa karena skema perbankan yang banyak belum bisa diakses," jelas dia.

Anies mengaku sudah menugaskan Bank DKI untuk mencari skema terbaru untuk pembayaran DP 0 Rupiah ini. Anies menyatakan bahwa perubahan revisi akan bersifat teknis dan diharapkan mengakomodasi kebutuhan masyarakat terhadap rumah.

"Kita sedang me-review peraturan yang menyangkut aplikasi untuk program DP nol rupiah ini. Kita menginginkan agar beberapa persyaratan-persyaratan teknisnya dilakukan revisi," jelas dia.

"Insyaallah kita lakukan modifikasi di dalam peraturannya sehingga memudahkan. Di sisi lain, perbankan dan Sarana Jaya juga aman secara manajemen," lanjut Anies.

Kepala UPT Fasilitasi Rumah DP 0 Rupiah Dzikran Kurniawan menjelaskan hingga kini ada 1.458 masyarakat yang telah mengajukan permohonan KPR. Dari angka itu sudah ada 225 yang sudah disetujui dan menunggu akad kredit.

"Kemudian ada 125 orang yang sudah akad KPR dan 85 sudah pindah menempati lokasi," beber dia.

Adapun kendala yang ditemui masyarakat di lapangan sehingga belum menempati unit ialah karena permasalahan zonasi sekolah dan bantuan khusus lainnya. Perpindahan rumah membuat orang tua memindahkan sekolah anaknya dan mengharuskan perubahan alamat bagi mereka yang mendapat bantuan khusus.

"Tapi di situ kita intervensi bantu untuk kerjasama dengan Dinas Pendidikan bagaimana zonasi anak sekolah ini," tutup dia.

Diketahui hari ini Anies melakukan Peletakan batu pertama untuk proyek DP 0 Rupiah Tahap II. Adapun lokasi proyek tahap II terletak di Cilangkap dengan nama Nuansa Cilangkap, Jakarta Timur. Estimasi pengerjaan proyek ini ditargetkan selama 18 bulan dan akan ada 850 unit DP 0 Rupiah yang terbangun.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Pemprov DKI Jakarta Kelik Indriyanto menyebut banyak warga yang tak lolos persyaratan kredit untuk rumah DP nol Rupiah.

Sebabnya, kata dia, banyak warga yang memiliki kemampuan kredit yang tidak mumpuni untuk mencicil rumah dan cenderung sudah memiliki cicilan lain.

"Beberapa peminat hunian punya kredit lain elektronik, motor, ini mungkin bank checking enggak masuk lagi," jelas dia. (ds/sumber CNN)