press enter to search

Minggu, 25/10/2020 18:23 WIB

Lamborghini Abdul Malik Kecelakaan di Sudirman Saat Diminta Dibawa ke Polres Jaksel

Redaksi | Jum'at, 27/12/2019 12:54 WIB
Lamborghini Abdul Malik Kecelakaan di Sudirman Saat Diminta Dibawa ke Polres Jaksel Lamborghini milik Abdul Malik yang rusak akibat kecelakaan. (ist)

JAKARTA (Aksi.id) - Lamborghini milik Abdul Malik, penodong pistol terhadap dua pelajar di Kemang, mengalami kecelakaan di kawasan Sarinah pada Selasa dinihari. Saat itu, mobil dikemudikan MS, adik Abdul Malik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, menyebut MS mengemudikan super car tersebut bukan untuk menghilangkan barang bukti. Justru, klaim Yusri, mobil akan dibawa menuju Mapolres Metro Jakarta Selatan.

"Bukan, jadi pada saat itu kan diminta untuk kendaraan tersebut dihadirkan. Adiknya pada saat membawa kendaraan tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan terjadi kecelakaan tunggal," kata Yusri di kantornya, Jumat (27/12).

Yusri menegaskan, pihak kepolisianlah yang menyuruh kendaraan Lamborghini bernomor polisi B 27 AYR segera dibawa ke Polres Metro Jakarta selatan.

"Jadi diperintahkan karena itu barang bukti untuk segera dihadirkan di Polres Jakarta Selatan," tegasnya lagi.

Keterangan Yusri berbeda dengan yang disampaikan Kasat Reskrim Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya Ghalib. Andi menyebut mobil itu dibawa MS secara diam-diam.

"Jadi pada saat itu mobil kita titip kan dulu di rumah (Rumah AM) sembari periksa tersangka, ternyata adik nya itu malam-malam dia bawa mobil itu tanpa sepengetahuan pihak rumah," kata Andi.

Kepolisian sebenarnya sudah mengingatkan AM dan keluarga agar mobil tersebut tidak dibawa ke mana-mana. Namun faktanya, adik AM malah mengambil mobil tersebut dan membawa pergi hingga kemudian menabrak pembatas jalan di dekat Sarinah, Thamrin.

"Akhirnya dia tabrak separator jalan di daerah Sudirman dan itu rusak. Saat ini diproses di direktorat lalu lintas Polda Metro Jaya," sambung Andi.

Polisi menyebut mobil itu memang bisa dikendarai adiknya karena memegang kunci. Adik AM mengaku tak tahu perihal kejadian yang dialami kakaknya sebelum membawa mobil itu pergi.

"Kita tanya kenapa dibawa, dia nggak tau. Dia bawa aja seperti biasa. Saya udah bilang jangan dibawa ke mana-mana karena kita akan sita. Tapi untuk sementara tersangka dulu kita amankan, kita minta sama keluarga untuk jangan dipindahkan, tahunya adiknya sendiri dan tabrak sparator lalu lintas," jelasnya. (ds/sumber liputan6)