press enter to search

Kamis, 30/01/2020 04:32 WIB

Angkasa Pura II Resmikan Gedung dan Studio Musik Tradisional di Pantai Labu

Dahlia | Rabu, 15/01/2020 13:51 WIB
Angkasa Pura II Resmikan Gedung dan Studio Musik Tradisional di Pantai Labu Foto: istimewa

DELI SERDANG (aksi.id) – Manajemen PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Kualanamu membangun dan meresmikan Ruang Belajar dan Studio Musik di Sanggar Lingkaran, Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang.

Peresmian dulakukan Eksekutif General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II (Persero) Bandar Udara Kualanamu Deli Serdang Djodi Prasetyo bersama Wakil Bupati Deli Serdang, Muhammad Ali Yusup Siregar.

01520209296

Peresmian itu merupakan program Corporate Social Responsibility  (CSR) dari Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) Bandara Kualanamu.

Bupati Ashari Tambunan melalui Wakil Bupati, Yusup Siregar mengucapkan terima kasih pada pihak Angkasa Pura II Bandara Kualanamu yang tak henti-hentinya membantu masyarakat Deli Serdang melalui mendirikan bangunan, seperti ruang belajar dan studio musik tradisional.

“Dengan dibangunnya gedung ini, kita berharap akan terjalin silaturahmi dan hubungan yang kuat antara pihak Bandara Kualanamu serta masyarakat sekitar. Kami berharap, bantuan berupa CSR ini tak hanya berhenti di sini saja. Kalau bisa Desa-Desa lainnya dapat dibantu juga, agar pembangunan dapat merata,” paparnya.

015202092732

Sementara Djodi Prasetyo dalam sambutannya mengatakan, bantuan bangunan berupa gedung ruang belajar dan studio musik ini merupakan program CSR dari PKBL. Biaya pembangunan sebesar Rp510 juta yang dananya dari program CSR.

“Ini kami lakukan merupakan bentuk kepedulian PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Kualanamu terhadap masyarakat sekitar. Kita berharap, dengan adanya bangunan ini bisa dimanfaatkan untuk belajar agar lebih pintar yang muaranya meningkatnya Sumber Daya Manusia (SDM) dan sosial masyarakat khususnya Desa Denai Lama,” ujar Djodi.

Pihaknya juga berharap dukungan masyarakat dengan tidak berbuat yang membahayakan penerbangan, seperti bermain laser, kembang api, main layang-layang dan membakar sampah di pinggiran bandara.

“Sekali lagi kami berharap dukungan masyarakat agar bandara ini lebih baik dan maju kedepannya,” tutup Djodio. (awe).