press enter to search

Selasa, 14/07/2020 16:46 WIB

Takut Corona, 18 ABK Minta Dipulangkan dari Tanker Aframax STI Rose

Dahlia | Jum'at, 07/02/2020 13:32 WIB
Takut Corona, 18 ABK Minta Dipulangkan dari Tanker Aframax STI Rose

SHANGHAI (aksi.id) – Sebanyak 18 awak kapal tanker Aframax STI Rose meminta penggantian dan pemulangan dari Shanghai, China.

Tanker saat ini merapat di satu galangan di Shangai, menunggu perbaikan selama dua bulan. Kru itu termasuk 10 Rusia, 10 Filipina dan 1 negara Yunani.

Pelaut Rusia menghubungi Konsulat Jenderal Rusia di Shanghai, dengan permintaan yang sama.

Shanghai tidak terdaftar di zona panas yang dilanda epidemi coronavirus. Menurut konsuler dan manajemen Yunani, tidak ada bahaya infeksi yang jelas dan saat ini, tetapi pelaut ingin berada di sisi yang aman dan bersikeras akan repatriasi.

Para kru tidak mendapatkan persediaan masker wajah yang cukup. Mereka hanya diberi 100 masker, padahal masing-masing masker seperti itu harus diganti dengan yang baru setiap 2 jam, sehingga kru tidak dilindungi oleh masker untuk beberapa waktu.

Namun otoritas Rusia menolak pelaut dalam pemulangan. Mereka beralih ke ITF, tetapi dengan hasil yang sama.
Saat ini, kru dilarang dari daun pantai, untuk tujuan apa pun, kecuali mungkin, terkait perbaikan.

Tanker minyak mentah STI ROSE, IMO 9696682, dwt 109999, dibangun 2015, mengibarkan Kepulauan Marshall, manajer OPTIMUM, Yunani.

(dien/sumber: maritimebulletin.net).