press enter to search

Sabtu, 29/02/2020 15:07 WIB

Sabu 25 Kg dalam Kemasan Teh China dan 10 Ribu Butir Ekstasi Disita Polrestabes Surabaya

Redaksi | Sabtu, 15/02/2020 12:30 WIB
Sabu 25 Kg dalam Kemasan Teh China dan 10 Ribu Butir Ekstasi Disita Polrestabes Surabaya   Sabu dikemas bungkus teh China. (ist)


SURABAYA (Aksi.id) -  Peredaran narkoba jenis sabu seberat 25 kg digagalkan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Jumat (14/2/2020). Serbuk haram tersebut disita dari seorang pengedar asal Bangkalan Madura, Aconk, di sebuah kamar kos di Jambangan Surabaya. Tak hanya itu, dari kamar kos Aconk, polisi juga mengamankan 10.000 pil ekstasi.

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian mengatakan, Aconk diamankan di sebuah kamar kos di kawasan Jambangan, Jumat (14/2/2020).

Di kamar kos itulah, polisi menemukan kemasan sabu sebanyak 12 kg. Tak hanya itu, polisi juga menemukan 10.000 butir pil ekstasi dalam kemasan bungkus kopi.

Sukses ini memaksa aparat mengeler Aconk ke tempat tinggalnya di Desa Jambu, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Madura. Hasilnya, polisi menemukan sabu lebih besar lagi, 13 kg.

Sabu belasan kilogram tersebut dikemas dalam bungkus teh China, dan dimasukkan dalam tiga tas besar. Modus tersebut sengaja digunakan pelaku untuk menyamarkan.  “Itu cara pelaku (mengemas sabu dalam bungkus teh) untuk mengelabui petugas,” katanya.

Ardian menduga, tersangka Aconk adalah bagian dari jaringan narkoba kelas kakap. Ini karena jumlah barang bukti yang ditemukan cukup banyak. Apalagi, pihaknya juga menemukan bukti transaksi berupa transfer uang dari sejumlah rekening.

Ardian mengatakan, Aconk menjalankan bisnis haram tersebut sejak tiga bulan lalu. Wilayah operasinya di Surabaya dan Madura. “Saat ini kami masih mengembangkan, siapa yang menggerakkan pelaku,” katanya. (ds/sumber iNews.id)