press enter to search

Minggu, 17/01/2021 22:29 WIB

Bukalapak dan KKP Kembangkan Usaha dan UMKM Budidaya Perikanan Melalui MoU

Redaksi | Rabu, 04/03/2020 14:22 WIB
Bukalapak dan KKP Kembangkan Usaha dan UMKM Budidaya Perikanan Melalui MoU Bukalapak dan KKP Kembangkan Usaha dan UMKM Budidaya Perikanan Melalui MoU

JAKARTA (Aksi.id) - Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPUMUKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan(KKP) dan Bukalapak.com lakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Bukalapak resmi menjadi mitra KKP, khususnya pelaku usaha dan UMKM, untuk pemasaran produk-produk perikanan. Nota kesepahaman diteken oleh Direktur LPMUKP Syarif Syahrial dan Co-founder Bukalapak, Fajrin Rasyid.

“Nelayan itu ya kita yang mengelola perikanan, baik itu pejabat bank yang memberi pinjaman, petugas KKP, termasuk Bukalapak. Kalau bukalapak sekarang sudah mau turun ke sini (sektor Perikanan) itu luar biasa,” kata Menteri Edhy saat memberi sambutan dalam Rakernis, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Apresiasi juga disampaikan kepada pendamping-pendamping LPMUKP yang telah membantu nelayan, pembudidaya, hingga pelaku usaha perikanan untuk mendapatkan modal usaha.

Direktur LPMUKP Syarif Syahrial mengatakan, aspek dalam usaha tidak hanya permodalan, tetapi penguatan produk dan pemasaran. Dia berharap kerjasama dengan Bukalapak bisa mempercepat dan mendorong pemasaran UMKM. Kerja sama ini juga dapat meningkatkan pinjaman LPMUKP serta lancar dalam pengembaliannya.

Co-founder Bukalapak Fajrin Rasyid juga menyambut antusias kerja sama ini. Dia ingin kemitraan dengan KKP bisa meningkatkan daya saing dan memperluas pasar bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Menurut dia, Bukalapak memiliki 70 juta pengguna dan dikunjungi sebanyak 420 juta kali di setiap bulannya.

“Ini merupakan potensi besar untuk mempertemukan lebih banyai lagi pelaku UMKM sektor kelautan dan 70 juta pengguna Bukalapak yang tidak hanya tersebar di Indonesia tetapi juga mancanegara sexerti Singapura, Brunei Darussalam, Taiwan, Hongkong, Malaysia melalui BukaGlobal. Kami siap untuk menyediakan platform, memberikan pendampingan agar siap jual, dan memperluas pasarnya hingga luar negeri lewat BukaGlobal,” tutur Fajrin. (fahmi)