press enter to search

Selasa, 20/10/2020 10:27 WIB

Pelajar SMA di Bekasi Meninggal karena Gantung Diri Usai Cekcok dengan Ibunda

Dahlia | Sabtu, 14/03/2020 07:24 WIB
Pelajar SMA di Bekasi Meninggal karena Gantung Diri Usai Cekcok dengan Ibunda Petugas Polres Metro Bekasi Kota mengevakuasi jenazah korban pelajar SMA yang ditemukan gantung diri di rumahnya, Jumat (13/3/2020). (Foto: iNews/Rahmat Hidayat)

Bekasi (aksi.id) – Seorang pelajar SMA ditemukan tewas gantung diri lantai dua rumahnya, di Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Jumat (13/3/2020). Korban nekat mengakhiri hidup dengan cara mengikat leher di pagar balkon dengan seutas kain slayer Pramuka.

Korban berinisial NRH (17), merupakan pelajar kelas 2 SMAN Negeri di wilayah Jakarta Timur. Kematian korban membuat keluarga syok dan sangat berduka. Warga Perumahan Taman Bekasi Asri, Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi pun digemparkan dengan kematian korban.

Petugas kepolisian dari Polres Metro Bekasi Kota dan tim identifikasi yang mendapat informasi langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi di lokasi kejadian.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Wijonarko mengatakan, hingga kini petugas masih mendalami kasus pelajar SMA yang ditemukan tewas tergantung di lantai dua rumahnya. “Kami masih mempelajari apa motif korban yang tercatat sebagai pelajar salah satu SMA di Jakarta ini gantung diri,” ujarnya.

Namun, dari keterangan sejumlah saksi yang didapat pihak kepolisian, sebelum gantung diri, korban sempat cekcok dengan ibunya. Bahkan, korban sempat membanting handphone miliknya.

“Sebelum kejadian, sempat cekcok dengan ibunya. Sempat ada permasalahan juga sampai sempat banting hp juga, sehingga mungkin ini memicu korban gantung diri,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota.

Polres Metro Bekasi Kota masih mendalami kasus ini. Sementara itu, untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jasad korban langsung dibawa petugas ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi untuk diautopsi.  (lia/sumber:inews)