press enter to search

Kamis, 04/06/2020 15:06 WIB

Tinggal 2 Kecamatan di DKI Jakarta Masih Bebas dari Virus Corona: Kepulauan Seribu Utara dan Selatan

Redaksi | Rabu, 08/04/2020 22:03 WIB
Tinggal 2 Kecamatan di DKI Jakarta Masih Bebas dari Virus Corona: Kepulauan Seribu Utara dan Selatan Corona.

JAKARTA (Aksi.id) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 memberikan data terbaru terkait penyebaran virus corona di Jakarta. Hingga Rabu (8/4), tercatat tinggal dua kecamatan yang masih bebas dari virus corona.

"Dari 44 kecamatan di DKI Jakarta, sebanyak 42 Kecamatan telah memiliki kasus positif dan dua kecamatan yang tidak terdapat kasus positif adalah Kecamatan Kepulauan Seribu Utara dan Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan," kata Ketua II Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta, Catur Laswanto dalam keterangannya, Rabu (8/4).

Catur memaparkan, empat kecamatan di DKI dengan jumlah kasus virus corona terbanyak ada di Kebon Jeruk dengan jumlah 43 kasus, lalu Duren Sawit dengan 41 kasus, kemudian Kalideres dengan 41 kasus, dan Tebet dengan 37 kasus.

Sementara dari 267 Kelurahan di DKI Jakarta, 210 di antaranya atau sekitar 79 persen terdapat kasus positif. Catur mengungkapkan lima kelurahan dengan jumlah kasus terbanyak yakni Pegadungan sebanyak 23 kasus, Pondok Kelapa sebanyak 17 kasus, Senayan sebanyak 17 kasus, Kelapa Gading Timur sebanyak 16 kasus, dan Kebon Jeruk sebanyak 16 kasus.  

"Berdasarkan data tersebut, Pemprov DKI Jakarta tetap mengimbau agar masyarakat melanjutkan melakukan physical distancing melalui bekerja, belajar dan beribadah di rumah, menghindari keramaian, menjaga kebersihan melalui cuci tangan dan mengunakan masker jika harus keluar rumah," ucap dia.

Lebih lanjut, Pemprov DKI Jakarta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut membantu dan berkolaborasi menangani pandemi COVID-19. Tercatat sudah 73 kolaborator membantu Pemprov DKI dalam menekan penyebaran corona.

"Upaya dan langkah-langkah memutus penyebaran COVID-19 ini perlu dilakukan bersama oleh seluruh komponen masyarakat. Bantuan yang masih dibutuhkan sampai saat ini, antara lain Alat Pelindung Diri, Masker, Sarung Tangan, Disinfektan dan Natura," tutup dia. (ds/sumber kumparan)