press enter to search

Selasa, 01/12/2020 00:57 WIB

Bagaimana Rasanya Kena Corona? Kru KM Lambelu: Ah, Kagak Berasa Ape-Ape

Dahlia | Jum'at, 01/05/2020 21:40 WIB
Bagaimana Rasanya Kena Corona? Kru KM Lambelu: Ah, Kagak Berasa Ape-Ape Foto: ilustrasi

MAKASSAR (aksi.id) – Bagaimana rasanya terkena virus Corona, Covid-19? Sesak nafas atau pusing tujuh keliling?

“Ah kagak berasa ape-ape,” kata TR, kru kapal Pelni, KM Lambelu, yang masih dirawat di Rumah Sakit (RS) Dadi, Makassar, Sulawesi Selatan.

Kepada BeritaTrans.com dan Aksi.id melalui telepon Whatsapp, Jumat (1/5/2020) malam, pria itu dengan logat Betawi bilang: “Gue sehat-sehat aja. Pilek juga kagak.”

Apakah diinfus? Tanya BeritaTrans.com dan Aksi.id. “Orang gue sehat-sehat aje, masak pake diinfus segala,” cetus pria yang mengabdikan diri puluhan tahun di 10 kapal Pelni itu.

Meski demikian, dia menuturkan tim dokter dan perawat selalu memeriksa serta memberikan obat. Pada tes swab pertama, dia dinyatakan sembuh. “Alhamdulillah, tim dokter dan perawat jempolan bener. Dua jempol juga buat Pelni yang ngurusin kite-kite”.

Pria, yang akrab dipanggil dengan sebutan Bang Keder, itu mengemukakan setiap hari antara lain berolahraga, berjemur dan berjalan-jalan di dalam lingkungan rumah sakit.

“Tetep pake masker, bro. Ngobrol sama temen-temen di sini,” tuturnya. Hanya saja dia tidak bisa berkeliling ke seluruh lingkungan dalam rumah sakit. “Soalnya ini kan rumah sakit jiwa. Masih banyak pasien sakit jiwanya,” ungkapnya.

Ingin Cepat Pulang ke Rumah

Dia berharap hasilnya negatif Corona pada tes kedua swab. Setelah itu diperbolehkan meninggalkan rumah sakit.

“Kangen rumah. Kangen banget sama istri dan anak-anak,” ujar Bang Keder.

Sekadar informasi, TR dinyatakan positif terinfeksi Corona pada 14 April 2020. Dia bersama puluhan kru lainnya KM Lambelu lalu diturunkan dari kapal dan dikirim ke rumah sakit.

Karantina 14 Hari di KapalIMG-20200417-WA0008Sebelumnya diberitakan 66 kru dan awak kapal KM Lambelu kembali menjalani pemeriksaan swab covid-19. Pemeriksaan dilakukan untuk memeriksa kondisi seluruh kru usai menjalani karantina selama 14 hari di kapal.

“66 kru yang diperiksa untuk memastikan status mereka usai menjalani masa karantina,” kata Satker wilayah kerja KKP Kelas I Makassar, Imran Ruslan, di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 29 April 2020.

Usai dilakukan tes swab, para awak kapal akan kembali ke zona karantina atau dua mil dari dermaga Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, untuk sementara.

“Pemeriksaan kepada 66 orang kru ini untuk yang ketiga kali guna memastikan perkembangan atas kondisi mereka,” jelasnya.41202021421Selain 66 orang itu, Imran menyebut ada 26 kru kapal yang dinyatakan positif virus korona berada di tiga rumah sakit yakni di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Rumah Sakit Daya, dan Rumah Sakit Dadi.

“Ada juga sebanyak 15 awak kapal yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) ditempatkan di hotel,” ungkapnya.

Sebelumnya, tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 di Sulawesi Selatan mengumumkan sebanyak 92 penumpang KM Lambelu positif virus korona. Konfirmasu dilakukan setelah 151 kru serta mitra KM Lambelu diperiksa secara bertahap.

Saat ini, para kru kapal terus diawasi oleh tim gabungan Dinas Kesehatan Makassar dan Kantor Kesehatan Pelabuhan Makassar. Tim juga membuat posko pengaman di Pelabuhan Petikemas untuk memastikan KM Lambelu tetap berada di lokasi. (awe).